homealoneSatu lagi hal yang perlu anda pahami sebagai papa dan mama atau calon papa dan mama adalah perbedaan disiplin, tegas dan keras. Seringkali untuk mengukuhkan posisinya seorang papa dan mama melakukan kekerasan secara fisik baik bentakan atau cubitan pada anak bila tidak menurut.

Ini sangat tidak benar, meskipun papa dan mama tau itu tidak benar, terkadang susah untuk mengendalikan diri pada saat amarah papa dan mama sudah memuncak karena si kecil nakal atau si kecil yang mulai bersikap ‘menantang’.

Disiplin, Tegas dan Keras

Papa dan mama mulai memerlukan banyak kesabaran lagi, ketika anak mereka yang mulanya lucu, imut, centil mulai mempunyai kemauan sendiri yang seringkali tidak sesuai dengan kemauan papa dan mamanya… sekitar usia 3 tahun keatas. Apapun yang diminta bila tidak diturutin maka mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk memaksakan kehendaknya.

Untuk mengajarkan kedisiplinan pada anak anda, papa juga banyak belajar dari mama:
1. Katakan hal yang sama berulang-ulang. Ini adalah proses belajar yang perlu anda pahami. Contoh: Bila anda melarang mereka untuk mengobrak abrik lemari pakaian anda, katakan : “Jangan, jangan, jangan” sambil menggerakkan tangan anda dan angkat anak anda menjauh dari lemari itu.

Lakukan itu terus menerus bila mereka melakukan hal yang sama. Bila menangis atau anak anda meronta-ronta dilantai, jangan sekali-kali memukul atau mencubit atau berpura-pura memukul, karena hal ini akan di rekam oleh anak anda. Alihkan perhatiannya dengan permainan kesenangan mereka.

Anak yang sering dipukul memiliki kecenderungan untuk melakukan kekerasan pada teman-temannya kelak. Belum lagi bila mereka memiliki luka batin pada papa dan mamanya dan tersimpan di bawah sadar.

2. Beri penghargaan bila melakukan hal yang benar. Apapun tipe anak anda, pasti senang dengan penghargaan. Baiklah juga sebagai papa dan mama anda perhatikan apa bahasa kasih anak anda, apa yang membuat anak anda itu senang.

Coba cek dan beri nomor urut ketiga hal dibawah ini:
-Apakah anak anda senang bila diberi hadiah atau oleh-oleh?
-Apakah anak anda senang bila di puji dengan kata-kata?
-Apakah anak anda senang bila mereka ditemani bermain oleh anda?

Bila anda merasa kesulitan, coba diskusikan dengan pasangan anda. Hal ini akan mempermudah anda untuk mendorong anak anda melakukan hal-hal positif lainnya.

3. Beri contoh apa yang anda ingin anak anda lakukan. Anak adalah copy dari orang tuanya. Itu benar. Apa yang anda lakukan dan katakan akan direkam oleh anak anda, entah anda sadar atau tidak. Bila anda sering marah, sering mengerutkan dahi…jangan kaget bila suatu saat anak anda bertanya : “Papa ini suka marah ya?” “Kata siapa?” jawabku kaget sih. “Iya, papa kan suka gini” (anak saya umur 3 th mengerutkan dahinya)

Bila anda ingin anak anda selalu merapikan mainannya, maka untuk beberapa kali beri contoh sambil katakan: “Ayo dirapikan, ayo dirapikan”
Usahakan kata-kata yang singkat dan berulang-ulang. Anda mungkin akan mendengar anak anda mengatakan “kan… kan” (mengambil kata belakangnya aja)

Baca juga:

Kata kunci lain artikel ini:

Tags:

3 Responses to “Bagaimana mendisiplinkan anak tanpa kekerasan (1)”

  1. kuti says:

    sip, artikelnya bagus dan sangat bermanfaat…. salam kenal..

  2. mama says:

    @kuti : terima kasi ats dukungan anda, salam sukses sll

  3. Emmanuel says:

    trima kasih ats didikkan cra mendisiplinkn ank

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:D =)) :-? :-bd :D/ =D) :] :(|) ~O) ):D( :-j :)) :-?? more »