crykidMengajar anak atau mendidik anak adalah seni dan perlu pembelajaran dari orang tua masing-masing. Tidak mudah memang, tapi bila anda memiliki niat ingin memberikan yang terbaik buat si kecil pasti semuanya menjadi lebih mudah.

You will get what you focus on. Anda akan mendapatkan apa yang anda fokuskan. Anda fokus akan pertumbuhan anak anda, maka hal-hal yang mendukung akan dengan mudah anda dapatkan.

Anda perlu tegas bukan keras

Dari artikel 1, yang memberikan 3 contoh disiplin, maka perlu anda pertegas bila si kecil melanggarnya. Sebagai contoh, bila anak anda sering merebut mainan adik dan mendorongnya, perlu diperingatkan atau di ajarkan berulang-ulang untuk meminta mainan dengan baik-baik. Namun bila sudah anda peringatkan 3 kali (contoh) dan masih di langgar, perlu bila anda pertegas lagi.

Beberapa cara mempertegas disiplin anak yang papa dan mama lakukan
1. Beri ‘hukuman’ bila anak tidak mentaati peringatan dan lakukan pendamaian dengan anak. Yang terpenting disini adalah si kecil mengerti ada aturan yang dia langgar dan sebab kenapa dia dihukum.

Biasanya setelah dihukum berdiri di pojok, papa menghampiri si kecil dan bertanya: “Kamu tau kenapa di hukum ?” “Iya, karena mendorong adik” jawabnya.

Disini papa tidak mengulangi kata negatifnya “Lain kali jangan mendorong” karena anak kita lebih mudah menangkap kata positifnya maka papa katakan “Besok kalau minta mainan, minta baik-baik. Minta baik-ba….” “ik” sambungnya.

Untuk pendamaian, “Ya sudah boleh main lagi, sini sayang papa dulu…” biasanya saya cipika-cipiki. Cium pipi kanan - cium pipi kiri maksudnya :)

2. Konsisten mengatakan “tidak” untuk hal-hal yang tidak benar. Ini perlu anda lakukan dimanapun si kecil dan anda berada saat itu. Contoh bila si kecil saat itu batuk (dokter menyarankan tidak makan es) dan minta es krim, jelas anda harus mengatakan tidak. Bila mulai meronta-ronta, nangis dan sebagainya… anda harus tetap konsisten mengatakan tidak dan menjelaskan dengan bahasa yang dimengerti anak anda.

Bila emosi anda memuncak karna si kecil tidak dapat diatur, lebih baik anda menjauh dan meminta bantuan pada PMI orang terdekat saat itu.

Keras atau kasar adalah bila anda saat itu membentak si kecil untuk mengukuhkan posisi anda sebagai orang yang tidak boleh dibantah atau dilawan. Bila anda pernah melakukan hal ini… lupakan, maafkan diri sendiri deh. Mungkin itu anda dulu sebelum hari ini, tapi hari ini anda berusaha menjadi yang lebih baik.

Satu kata yang saya pernah baca… Anda perlu bersyukur memiliki anak, karna banyak pasangan, banyak orang tua yang berusaha keras untuk mendapatkannya namun sampai sekarang mereka masih belum memilikinya.

Be a good father and mother…

Baca juga:

Kata kunci lain artikel ini:

Tags: ,

3 Responses to “Bagaimana mendisiplinkan anak tanpa kekerasan (2)”

  1. echa says:

    :D
    Artikel yang bagus…

  2. mamamia says:

    saya sangat terinspirasi, terimakasih banyak.

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:D =)) :-? :-bd :D/ =D) :] :(|) ~O) ):D( :-j :)) :-?? more »