babybodyguard2Mencari seorang pengasuh bayi itu gampang-gampang susah. Gampangnya dua kali, susahnya satu kali :). Yang penting adalah anda lakukan pembicaraan awal atau interview pada calon baby sitter atau pengasuh bayi anda, karna dari sana anda bisa melihat apakah ini calon yang cocok atau tidak, orang yang bisa diajak kerjasama atau tidak, orang yang malas atau tidak.

Ada tiga tahapan awal yang bisa anda lakukan untuk menghemat waktu:

1. Tentukan ruang lingkup kerja mereka. Ini penting untuk kedua pihak, baik anda sebagai pemberi kerja, juga mereka sebagai pengasuh. Bila ada pembantu rumah tangga, hal ini juga akan mempermudah pembagian tugas dan tanggungjawab mereka.

2. Tanyakan harga pasar ke teman-teman yang telah memakai jasa seperti ini, ruang lingkup kerja dan waktu kerjanya. Ini mempermudah anda untuk memberikan kisaran berapa besar gaji yang akan anda berikan dengan ruang kerja yang anda tentukan.

3. Interview melalui telp. Yang perlu disini adalah tanyakan gaji yang diinginkan, waktu kerjanya (full time tinggal di rumah kita atau hanya jam tertentu saja) dan pengalaman sudah pegang berapa anak dan berapa tahun.

Buatlah janji ketemu untuk interview langsung.

Dalam tatap muka secara langsung ini usahakan diri anda rilek dan calon pengasuh anda juga rilek, sehingga dia bisa menjawab pertanyaan dengan santai.

14 Pertanyaan yang perlu anda ajukan

Perhatikan dengan seksama jawaban mereka karena itu adalah cerminan dari seseorang yang akan mengasuh bayi anda.

1. Sebelumnya kerja di mana? berapa lama? Bila anda perlu yang senior, perhatikan lama kerja dan banyak bayi yg dipegang. Point plus bagi yang lama kerjanya panjang atau tidak sering pindah-pindah, paling tidak itu membuktikan mereka lebih mudah menyesuaikan diri.

2. Kenapa keluar dari kerja sebelumnya? Lihat alasannya, ulangi pertanyaan ini di akhir-akhir sesi, untuk konfirmasi kebenarannya. Telp dan tanyakan penilaian dari tempat kerja sebelumnya (bila perlu) bila anda mengenalnya.

3. Pernah pegang anak yang nakal? Seperti apa? Lihat kesabarannya dan kepintarannya dalam mengasuh.

4. Kalau anak rewel makannya, gimana solusinya?

5. Anda anak ke berapa? Berapa bersaudara? Bila calon pengasuh adalah anak pertama, mereka sudah terbiasa menjadi pengatur untuk adik-adiknya. Bila anak terakhir atau memiliki kakak, mereka sudah terbiasa untuk mengalah atau menerima aturan-aturan. Carilah yang cocok dengan anda.

6. Mengapa anda kerja sebagai pengasuh?

7. Sifat apa yang tidak disukai dari orang tua anda?

8. Sifat apa yang disukai dari orang tua anda?

9. Apa kelemahanmu?

10. Apa kelebihanmu?

Pertanyaan no 11 sampai 14, penjelasan detail no 6 sampai 10,  alat test bahasa Inggris dan ringkasan yang mudah dibawa bisa didownload disini –> klik untuk download pdf (50 Kb).

Papa dan mama sendiri waktu melakukan interview haruslah sampai beberapa kali telp ke penyalur pengasuh bayi. Disana juga kami jabarkan lingkup kerjanya dan harapan pada mereka, agar mereka tidak kaget dan tidak kecewa demikian juga dengan kami.

Punya pengalaman dengan baby sitter? Berbagilah bersama kami

Baca juga:

Kata kunci lain artikel ini:

Tags: ,

6 Responses to “Cara cerdas interview baby sitter, filter pertama anda”

  1. rizal says:

    Numpang baca-baca mas….untuk menambah pengetahuan…

    Salam kenal…

    Mau berbisnis melalui internet kunjungi http://ladanguang2000.com

  2. Ahmadinda says:

    Kayakx papadanmama berpengalaman sekali yah. Thanks infonya, bakal ana coba entar.
    Salam sukses

  3. dedi says:

    Info bagus buat saya dan keluarga . Terima kasih

  4. mama says:

    @rizal : salam kenal juga

    @ahmadinda : salam sukses sll

    @dedi : kami senang sekali jika anda bs mendapat manfaat dr artikel ini, salam kenal

  5. yusni says:

    Slmt sore, bisakah bantu saya dgn pertanyaan seputar interview pembantu rumah tangg?
    Ttrims

    Yusni

    • admin says:

      Halo Yusni, dalam perekrutan staff di rumah, pertanyaan diatas bisa diubah bahasanya agar lebih halus, sehingga calon staff juga tidak tersinggung.

      Untuk pembantu kalau mau enak, cari yang pengalaman 2-3 tahun. Soal skill dan kebiasaan kita mesti memaklumi, toleransi kita harus besar, yang penting adalah rajin dan jujur, syukur kalo dapat yang pintar.

      Kalo dapat staff yg kurang pintar, tergantung anda, kalo sabar, anda bisa ajarin dia, kalo tidak sabar, bisa cari pengganti.

      Biasanya kami berpikir wajarlah kalo mereka kurang pintar karena pendidikan juga rendah, kalo pintar pasti mereka juga tidak mau menjadi pembantu, iya kan?

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:D =)) :-? :-bd :D/ =D) :] :(|) ~O) ):D( :-j :)) :-?? more »