datingSedih ketika mendengar seorang saudara bercerai dengan salah satu penyebab adalah mereka tidak punya momongan / anak dalam pernikahan mereka. Padahal banyak hal yang perlu disyukuri dengan keadaan mereka saat ini.

“Bila anda merasa anak anda nakal sekali, bersyukurlah karna banyak pasangan yang mendambakan punya anak tapi belum memilikinya sampai saat ini”

“Bila anda belum punya anak, bersyukurlah karna banyak para jomblo yang mendambakan pasangan, tapi masih belum mendapatinya sampai saat ini”

“Bila anda jomblo…teruskan sendiri ya..:)”

Pandangan yang berubah setelah menikah

Sebelum menikah, alangkah baiknya para calon papa dan mama mempunyai pandangan yang sama tentang keluarga. Mungkin tidak bisa sama persis, tapi setidaknya anda berdua sudah punya sedikit gambaran mau kemana arahnya.

Masa pacaran adalah saat yang tepat untuk menyatukan pandangan tentang keluarga bagi calon papa dan mama (seperti Andre dan Rahma-nya ocehanburung) . Pacaran bukan hanya keluar tiap malam, cari makan, nonton bioskop, karaoke atau jalan-jalan ke mall. Isilah dengan ngobrol ringan sambil mengambil kesimpulan2 kecil bagaimana memiliki keluarga yang ideal di sela-selanya.

Beberapa pandangan yang bisa dijadikan obrolan:
1. Tujuan menikah adalah kebahagiaan bukan punya anak. Ambil contoh dari kasus yang ada di majalah atau koran atau teman tanpa menyebutkan nama… supaya anda tidak disebut lagi nge-gossip kan? :)

2. Bila melihat sebuah keluarga yang rukun di mall cobalah beri komentar positif. Disini anda bisa membahas bagaimana seharusnya peranan papa dan mama yang anda harapkan dalam keluarga kelak.

3. Makanan dalam keluarga. Hal kecil ini bisa dijadikan bahan obrolan, seperti siapa yang siapin makanan di keluarga anda, pembantu atau mama. Btw… kalau calon mama mau belajar masak bisa lihat blog arsip masakan :)

4. Bersyukur dalam setiap langkah. Hal ini yang terpenting dalam setiap kehidupan tidak hanya untuk calon papa dan mama tapi juga bagi mereka yang sudah menikah bertahun-tahun seperti yang dilakukan bintangtimur.

Bila sebuah acara perkawinan banyak orang mengatakan “Ini papa dan mama baru” buatlah 10 atau 20 tahun kemudian mereka bisa mengatakan “Ini, baru papa dan mama !”

Baca juga:

Kata kunci lain artikel ini:

Tags: , ,

18 Responses to “Mengisi masa pacaran menuju keluarga yang diharapkan”

  1. ahza says:

    mantabz….pertamaxxx y z… :)

  2. indon says:

    siiipp… pacaran memang sebaiknya diisi dengan upaya saling mengerti dan memahami, selain bersenang-senang tentu saja….

    salam kenal (kalau di blogdetik sih aku udah kenal…hehe…)

  3. tanyasaja says:

    hmmmmm hehe :) keren artikennya

  4. Ocehanburung says:

    Cuma dibalik kalimatnya tapi maknanya jauh berbeda….

    Mantap!!!!!!

    salam…

  5. julie says:

    seandainya bisa begitu

  6. Budi Warsana says:

    setuju, saat pacaran dan awal nikah semuanya seperti syair lagunya almarhum Gombloh..semua rasa coklat..kalo sudah lama dan timbul riak-riak kecil…semua seperti tXX kucing.. bukannya kita memutuskan menikah adalah untuk bersatu…. salam.

  7. yenin says:

    semoga,..

  8. yangputri says:

    hmmmm mudah-mudah seperti itu

  9. idana says:

    hmm…mudah-mudahan neeh :D

  10. luvjoy says:

    Ah, turut sedih mendengar perceraian kerabat papadanmama. Hmm, jika masalahnya adalah anak, sebetulnya terbuka kemungkinan untuk adopsi. Aku pernah mengunjungi satu panti asuhan bayi di daerahku. Kasihan, ternyata banyak sekali bayi2 yang ditinggalkan begitu saja ortu yang tidak sanggup merawat krn tidak punya biaya.Bayi2 ini menantikan uluran kasih sayang mereka yang ingin mengadopsi dan merawatnya.

  11. starwrite says:

    wah blognya keren, salam kenal..

  12. sederhana..tapi keren.. :)
    lam kenal

  13. trieand says:

    thank’s ya papadanmama dah mau liat n ngasih komentar di blog aku, Emang klo ngeliat orang cerai cuma gara-2 gak punya anak jadi sedih deh, rejeki,jodoh,anak tuh tuhan yang nentuin, bukan kita kan? klo emang blom dikasih ya seharusnya sabar n berdoa, pasti deh tuhan akan denger, betul ngga?

  14. Ahmad says:

    Topik2 obrolannya boleh juga ne buat dicoba. Tapi saya gak pernah jalan bareng ma calon istri. Dijodohin orang tua ce… Kuno banget ya pa/ma

  15. bintangtimur says:

    Posting ini membuat saya makin bersyukur :)
    Tujuan menikah adalah mencari kebahagiaan. Kehadiran anak adalah anugerah lain dari sebuah pernikahan…salam!

  16. delonelybie says:

    papa dan mama…
    postingan yang bagus… :mrgreen:

  17. Rinjari says:

    yupz… pacaran memang gak harus jalan2 / makan bareng tapi yang seperti ini lebih berguna…nice post :)

  18. zuanlovers says:

    siiiiiip deh artikelnya bisa buat bekal aku nanti.he…he..

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:D =)) :-? :-bd :D/ =D) :] :(|) ~O) ):D( :-j :)) :-?? more »