Ketika berangkat kantor saya mendengarkan sebuah lagu yang bagus, kurang lebih menggambarkan perasaan jatuh cinta seseorang. Kalau dekat dia bilang I love you, kalau jauh dia bilang I miss you, weh pokoknya mesra deh.
Saya jadi teringat dengan seminar dan buku yang saya baca tentang jatuh cinta dan cinta yang ternyata itu level yang berbeda dalam sebuah hubungan.
Jatuh cinta
Jatuh cinta itu lebih banyak menggunakan perasaan daripada logika. Makanya kadang-kadang apa yang diperbuat seorang yang sedang jatuh cinta itu agak diluar kebiasaannya. Mudah bagi seseorang melihat orang lain yang sedang jatuh cinta.
Sampai-sampai ada yang bilang, cinta itu buta. Txxi [sensor] kucing pun rasa coklat. Padahal baunya aja menyengat, kok bisa sampai merasakan.
Jatuh cinta itu membutuhkan usaha yang jauh lebih ringan daripada cinta, bahkan ada yang mengatakannya ‘tanpa usaha’ dari kita. Sering bertemu dan sering memberikan perhatian bisa menggiring seseorang ke suasana tersebut.
Pepatah jawa, trisno jalaran soko kulino - (Indo: cinta karna sering ketemu)
Pepatah modern, trisno jalaran mobile limo - (Indo: cinta karna mobilnya 5 buah)
Cinta
Cinta adalah hubungan yang lebih dalam lagi, membutuhkan komitmen bersama.
Cinta lebih banyak berbicara tentang sikap kita menerima seseorang apa adanya. Memang berat, tidak mudah untuk melaksanakannya, dibutuhkan kerendahan hati dan penguasaan diri untuk itu.
Pengalaman papa dan mama, bicarakan hal yang anda harapkan pada pasangan disaat anda sedang baikan, bukan sedang tegang, bisa tambah kacau.
- Kalau anda berharap disaat marah atau bete tidak disentuh, diganggu atau ingin menyendiri, katakan itu pada pasangan anda.
- Kalau anda berharap pasangan membicarakan hal yang berhubungan dengan A,B,C sebelum mengambil keputusan, katakan juga, niscaya doi akan mengerti deh.
Yang perlu disadari adalah bila terjadi sebuah pertengkaran maka yang bersalah adalah keduanya. Ya, meskipun saya sering merasa tidak bersalah
(moga-moga mama gak baca), saya tetap bersalah juga.
TANYA KENAPA? Karna kalau bertengkar berarti keduanya sudah tidak dapat menahan diri.
Tanamkan kesadaran ini berdua, mungkin anda belum mengerti sekarang, tapi kelak anda akan mengerti apa yang saya maksudkan. Semoga !
Baca juga:
- 2 Cara sederhana agar keluarga penuh damai, bersilang atau menurun?
- Tahukah anda kalau kalimat positif lebih mudah dicerna dan powerful ?
- Lihat lebih dalam, salah satu cara menjadi setia
- Apa yang membuat orang berbahagia?
- Bagaimana cara mengendalikan marah orang tua pada anak?
Kata kunci lain artikel ini:
Tags: jatuh cinta, penguasaan diri
Semua yang ditulis diatas, betul-betul menarik
Saya jadi tahu, apa bedanya jatuh cinta dan cinta. Sebelum ini sih, kayaknya saya tidak pernah berpikir sedalam itu deh…
Trisno jalaran mobile ono limo… Walah… Mama bs aja.
Tp emang cinta adalah anugerah terindah dari Tuhan. Namun ketika muncul perbedaan diantara dua orang yang saling mencinta dia hilang begitu aja dan berganti dengan kebencian, padahal tdk semestinya demikian krn perbedaan adalah rahmat dan selayaknya menjadikan cinta semakin kuat
setuju banget deh … cinta lebih dalem!
love is never die.
inget lagu doel sumbang
cinta itu anugrah maka brbahagialah…..
Intinya agar cinta tak terganggu komunikasi harus kita jalankan dengan intens, bukankah begitu
sayangnya ketika kita sampaikan kepada pasangan kita kalau kita lebih suka sendiri dan ga mau diganggu ketika lagi bete.. yg ada si dia merasa jadi ngga berguna dan mulai menduga2 apakah kita tdk mencintainya lagi.. dan akhirnya mulai mempertanyakan dan ujung2nya berargumen lg dan kemungkinan berakhir dengan pertengkaran hehehe… tidak mudah mengontrol 2 hati sekaligus
kayaknya yang sekarang gw rasakan adalah “cinta”, berarti kesimpulannya adalah maju…