stop-dreaming-start-action-famPernikahan adalah persatuan dua insan yang berbeda. Mereka berdua memiliki impian untuk dapat membangun keluarga bersama. Saran papa dan mama: Jangan hanya berhenti pada impian, stop dreaming start action… dan cobalah untuk mulai belajar, dari buku, bacaan, konsultasi dengan orang-orang yang sukses dalam berkeluarga.

Satu hal yang papa dan mama amati adalah, sering kali keluarga dari pihak anda mempunyai pengaruh kuat terhadap anda dan keharmonisan keluarga anda. Baik anda tinggal satu rumah atau beda rumah dengan mertua anda.

Pengaruh itu wajar

Pengaruh kuat ini adalah hal wajar, karna anda telah hidup dan tinggal bersama dengan mereka selama berpuluh-puluh tahun. Juga sebagai seorang anak tentu anda banyak mencontoh segala tindakan papa dan mama anda kan?

Yang terpenting adalah bila anda sudah berkeluarga, anda harus menyadari kalau pasangan anda bukanlah mama anda, atau pasangan anda bukanlah papa anda. Sifat dan pemikiran pasangan anda tentu berbeda dengan sifat dan pemikiran orang tua anda.

Filter masukan negatif dari papa dan mama, fokus yang positif

Bila terjadi pertengkaran antara anda dan pasangan, bila papa dan mama anda tau dan tidak terima dengan kejadian ini dan mulai memberi ‘masukan’ cobalah untuk sadar dan tenang dahulu.

Masukan ini apakah mendukung keluarga anda untuk utuh atau malah membikin hati anda menjadi panas?

Coba bandingkan…

  • “Suamimu kok gitu, seharusnya kan tidak main perintah…dsb dsb”
  • “Istrimu kok begitu ya… jadi mama itu mestinya sabar terhadap anak… dsb dsb”

dengan…

  • “Ya sudah, mungkin suamimu lagi terburu-buru… dsb dsb”
  • “Kasihan istrimu, mungkin dia lagi capai, coba bantu dia ajarin anakmu… dsb dsb”

Mana yang lebih menyejukkan hati anda kira-kira?

Mungkin tidak ada maksud papa dan mama anda untuk menjadi ‘pemanas’, hanya sekedar kata yang terlontar… namun tetaplah perlu anda tenang.

Komitmen bersama membuang negatif dan fokus yang positif

Dalam sebuah kebersamaan, terkadang ada cerita-cerita dari papa dan mama anda yang bersifat negatif dan positif tentang keluarga atau saudara pasangan anda. Cobalah untuk membuang yang negatif, bila perlu katakan pada papa dan mama anda untuk tidak bercerita tentang hal-hal negatif yang tidak ada gunanya bagi anda.

Pengalaman papa dan mama, sangat besar sekali pengaruhnya bagi kami berdua. Pikiran kami menjadi lebih fokus pada hal-hal yang berguna untuk kemajuan keluarga dan anak kami.

Yang juga penting saat anda memberi ’saran’ pada papa dan mama anda adalah NADA anda! Lakukan itu dengan nada yang sopan agar papa dan mama anda tetap merasa memiliki anda sebagai seorang anak.

Dalam keluarga, bila bukan anda dan pasangan yang menjadi perekat kuatnya, siapa lagi?

So… let’s stop dreaming and start action now !

Baca juga:

Kata kunci lain artikel ini:

Tags:

16 Responses to “Apakah papa dan mama anda adalah pendukung keluarga anda dan pasangan?”

  1. anny says:

    Tips yang banyak dibutuhkan semua orang termasuk aku :)
    Thanks

  2. mputantular says:

    di indonesia, pengaruh keluarga pasangan memang sgt besar n sgt signifikan…jadi memang perlu disikapi dgn bijak

    numpang tanya, foto ilustrasi tulisan ini memang foto papa dan mama? bukan ya? hehehe

    lam kenal

  3. ocehanburung says:

    So pasti!!!! mertua dan orang tua saya paling mendukung donk….

    Salam…

  4. bintangtimur says:

    Setuju banget, orang tua dan mertua kita adalah figur-figur yang akan mewarnai rumah tangga kita. Sedangkan kita, kelak akan menjadi figur yang mewarnai rumah tangga anak-anak kita…jadi, kita memang harus menjaga sikap dan tutur kata supaya semua berjalan baik dan menyenangkan. Suami isteri, memang harus penuh toleransi :)

  5. papadanmama says:

    to mputantular: hahaha…itu hy foto ilustrasi saja koq, salam kenal jg bro, makasih ya dah mampir :D

    to bintangtimur : waahh…makasih banyak mbak atas tambahannya, menjaga sikap & tutur kata memang perlu sekali krn suatu saat nanti kita pun akan menj orangtua & mertua bagi keluarga anak2 kita

  6. Ardy Pratama says:

    kalo sya ksini rasanya pngn buru2 nikah ma pnya anak :D

  7. papadanmama says:

    to ardy pratama : makasih ya….smoga dari catatan kecil kami ini ada manfaat yg bs anda ambil kelak saat berumah tangga :D
    salam

  8. delonelybie says:

    i….waw…. :mrgreen:
    papadanmama,,,yang punya berapa orang ya???
    boleh kenal ga sama adminnya??
    baik banget orang2 yang ada di blog ini..
    dan tulisan yang ada di sini tidak ada yang menggurui…
    nice post,,
    walaupun belum punya pasangan…i’m still lonely, like my name… :mrgreen:

  9. kw says:

    duh ribetnya…
    hmmm….

  10. ahza says:

    Duh kalo mertuaku ya yaris sama dengan ortuku sendiri, beruntung sekali aku dipertemukan dengan orang2 seperti mereka :)

  11. isti says:

    Perasaaan saya lagi hampa sama …..

  12. Sakurata says:

    Binun mau comment apa?
    Yang pasti artikel yang bagus dan menarik :)

  13. Aribicara says:

    Waduw.. aku belum bisa jawab pertanyaan ini :)

    Aku belum punya Pasangan :)

    Salam :)

  14. sepatubooth says:

    Postingan yang bagus , inspiratif dan mendidik cocok buat pasangan muda seperti kami :) yang perlu banyak wawasan.
    salam kenal,trims sdh mampir ke blog kami :))

  15. bintangtimur says:

    Posting barunya saya tunggu ya… :)

  16. Triandha says:

    terima kasih atas saran dan masukannya semoga bisa buat hubungan kami tetap lancar dan dapat dimengerti oleh kedua orang tua kami…

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:D =)) :-? :-bd :D/ =D) :] :(|) ~O) ):D( :-j :)) :-?? more »