Liburan sudah selesai, anak-anak sudah mulai sekolah lagi. Papa dan mama yang masih ingin berlibur mesti menunggu tanggal merah berurutan untuk mengajak si kecil berlibur lagi.
Acara liburan kali ini agak spesial karena papa dan mama punya program untuk si kecil yang sekarang baru masuk TK B agar kemampuan membaca dan menulisnya menjadi lebih baik, karna untuk masuk SD salah satu syaratnya adalah bisa membaca dan menulis.
Kalau papa bandingkan dengan sekolah papa dulu…wah jauh deh… Dulu SD kelas 1, baru diajar baca: Ini Budi. Ini Ibu Budi. Yang tidak ada waktu dulu itu, Budi bermain bola
Tips dari guru si kecil
Kami mendapatkan informasi yang berharga dari guru si kecil adalah waktu yang mendesak bagi papa dan mama untuk melatih baca dan tulis agar bisa masuk SD, padahal baca dan tulis itu sendiri baru diajarkan lebih intensif di kelas TK B.
Pendaftaran SD sudah dibuka sejak awal tahun, bulan Jan/Feb 2010, meskipun masuknya Jun 2010. Berarti kesempatan papa dan mama untuk mengajarinya adalah dari bulan Juli 2009 sampai akhir Des 2009.
— Jul 2009 ——-> Des 2009 —-> Jan/Feb 2010
Masuk TK B Test baca tulis
Saran dari guru si kecil yang kami lakukan
1. Gunakan media/buku untuk membantu proses belajar. Kami membeli beberapa majalah anak agar si kecil tertarik untuk mengenal huruf dan membaca. Si kecil dilibatkan dari proses pemilihan majalahnya, membayar ke kasir dan membawanya ke rumah.
2. Ajarkan secara persisten dan konsisten. Tiap hari kami mendampingi si kecil untuk membaca buku yang ‘dibelinya sendiri’, sebanyak 2-4 halaman kecil setiap hari.
Hasil yang papa dan mama dapatkan sampai saat ini, si kecil sudah bisa membaca lancar untuk kata dengan akhiran huruf vokal, misalnya: papa, mama, satu, tiga, dst. Untuk kata yang mengandung huruf non-vokal sederhana, misal: bekas, kerja, komputer, sayang, minum, makan sudah lancar.
Bila ada brosur kecil dengan gambar menarik, si kecil kadang mencoba untuk membaca isinya. Bila berhasil, ia kelihatan sekali senang dan terkadang berkomentar: Saya sudah bisa ya ma…
Papa dan mama sungguh bersyukur menemukan buku Belajar Membaca Tanpa Mengeja (lupa nama pengarangnya - termasuk teknik yang mendapatkan penghargaan) yang waktu itu secara tidak sengaja kami dapatkan di Toko Gunung Agung.
Semoga berguna bagi anda juga! Bila anda punya pengalaman yang sejenis, berbagilah dengan kami.
Let us start giving !
“…We are the world, we are the children.
We are the ones who makes a brighter day, so let’s start giving..”
by Michael Jackson
Baca juga:
- 3 Hal Agar Tetap Fun Saat Belajar
- Bagaimana cara mengajari anak membaca jam?
- Selamat buat dee dan Kuti atas buku rumah kayu
- Cara sederhana agar anak rajin belajar
- Lulus TK - sukses kecil yang sangat berarti
wah bagus juga tipsnya, sayang kayaknya ‘terlambat’ diposting nih…hehehe… si kecil di rumah udah SD kelas 1 sekarang dan tentu saja udah pintar membaca….
He he he..
Kalo udah baca yang gini2 gak sabar negh pingin segera jadi Bapak :mrgreen:
Tanya..ken..napa?
Ah, kangennya baca posting di blog ini…

Dulu, 15 tahun yg lalu, saya jg mulai mengajak anak saya u/ memilih sendiri buku yg diinginkannya di toko buku. Tapi sebelum itu, tiap minggu, sejak umur 2,5 thn, selalu saya belikan majalah anak-anak (yg juga jd majalah waktu sy kecil dulu…) u/ dibacakan setiap saat, kapanpun dia minta. Wah, majalah turunan ceritanya, mbak!
Alhamdulillah, dg mengenalkan membaca sejak usia dini, kegemaran membaca jadi keterusan sampai sekarang…
Posting yg keren, mbak!
nice posting , sangat berguna bagi saya u/ menghadapi dan menyiapkan si kecil
wah hebat emang harus kayak gitu yah biar anak mengerti komputer…
Tips ini pernah aku terapkan juga sewaktu Sekar masih TK
Wah kita sehati dong yah
Wah, tips yang bagus
Hmmm, menarik! Tipsnya akan diingat dan dipraktekkan. Thanks sudah berbagi.
Salam revolusi romansa,
Lex dePraxis
Unlocked!
hmmm selalu dapat ilmu di sini ..thanks yaaa
Hmm..
Jai seperti itu ya..
benar2 papa dan mama..
Yg kudu dicontoh neh..
Hehehe..
Met knal ya papa mama..
anak-anak memang membuat kita terkagum-kagum, baik dengan tingkahlaku dan cerita hal-hal baru yang mereka alami.
ex: semalam saya telepon annakku yg paling besar 3,5 th, dia bercerita keinginan untuk bisa dibelikan komputer….dia bilang komputer bisa buat main game dan buat tulis-tulis…he…he…saya bisa lho bi (sebutan u abi).
susah2 gampang sih ngajarin anak..
yg bahaya klo org tua yg ga sabaran hehehe
betapa bahagianya papa dan mama jika anak2nya cerdas secara spiritual, emosional dan rasional
Jadi inget buku yg judulnya 99 cara untuk gemar membaca :-)
Dan yang drimu katakan ini benar adanya :-)