Masalah yang satu ini kerap kali papa dan mama dapati baik dari pengalaman pribadi atau dari cerita teman-teman papa dan mama, mungkin juga suatu saat anda alami sendiri.
Satu ketika, seorang sahabat menelpon untuk meminjam uang sebentar, karena ATM yang dibawa tidak cukup untuk membayar ongkos perbaikan mobil di bengkel. Ia memerlukan uang segera atau saat itu juga.
Sebelum memberikan pinjaman uang kepada saudara atau sahabat, dalam keadaan apapun juga, ada 2 aturan sederhana yang sebaiknya diingat agar kelak anda tidak kehilangan keduanya, baik uang itu (bila ternyata tidak dikembalikan) serta persaudaraan atau persahabatan yang sudah terjalin.
2 Aturan sederhana meminjamkan uang
Aturan 1. Ajukan pertanyaan ini kepada diri anda sendiri sebelum meminjamkan uang kepada teman/saudara : Berapa besar uang yang rela saya berikan seandainya tidak dikembalikan (atau dikembalikan bertahun-tahun kemudian) dan saya masih dapat menganggap dia sebagai teman/saudara?
Bila anda sudah berkeluarga, tanyakan juga pada pasangan anda.
Contoh :
- Bila dipinjam 1 juta rupiah dan anda hanya rela 300ribu saja, berikanlah sebesar itu.
- Bila dipinjam 10 juta rupiah dan anda tidak rela kehilangan berapapun, katakan dengan baik untuk menolaknya.
Aturan 2. Ingat selalu Aturan 1.
Bagaimana bila anda berada pada posisi sebaliknya?
Bila anda memiliki hutang dan belum mampu membayar kepada teman/saudara anda, katakanlah dengan jujur dan cobalah untuk mencicilnya. Dengan cara ini teman/saudara anda akan melihat niat baik dan tanggungjawab anda, meskipun nilai cicilan itu kecil.
Pengalaman papa dan mama, kami pernah hidup dalam dua sisi ini, sisi berhutang pada orang dan sisi memberikan hutang. Dalam kedua sisi itu yang terpenting adalah bagaimana menjaga kepercayaan yang telah diberikan orang lain kepada kita.
Bila kita mau dan bertanggungjawab terhadap hal-hal kecil yang menjadi milik kita, kelak lebih mudah untuk mendapatkan hal-hal yang lebih besar.
Baca juga:
- Cara Bijak Menggunakan Dan Menutup Kartu Kredit
- Apa yang membuat orang berbahagia?
- Selamat Tahun Baru 2010
- 2 Cara sederhana agar keluarga penuh damai, bersilang atau menurun?
- Sudahkah Prinsip Dasar Ditanamkan Pada Anak Anda?
Kata kunci lain artikel ini:
- cara menolak dipinjam uang
- cara meminjamkan uang
- meminjamkan uang
- site:http://papadanmama com/2009/
- saudara pinjam uang
Tags: pinjam uang
Setuju banget…

Meminjamkan uang sering merupakan dilema, dipinjamkan khawatir tidak kembali, tapi kalau tidak diberi, tidak enak hati…
Saya lebih senang memberikan uang sebatas kemampuan, karena beberapa kali uang yang saya pinjamkan, memang tidak pernah kembali
Nice posting!
waaaaah tampilannya beda ya hehe….. klw aku seh gak suka meminjam dan tidak suka meminjamkan, soalnya suka serba salah bu :)tapi infonya bagus buat pengalaman tuh, klw ada yg mau minjam uang hehehe
emang sih meminjamkan uang kek buah simalakama aja, dipinjamin nantinya sakit hati sendiri gak dipinjamin kadang gak tega kl orangnya udah melas2…hehe..
kok aku gak bisa nolak ya…untuk minjemin uang ke teman. kasihan aja!
tapi kalau sudah minjemin, negmbaliinnya susah aku kapok dan gak akan pernah minjemin lagi!
salam kanal papa dan mama, great posting nih
!
pinjam meminjam memang ribet
thanks infonya sista
terus ada aturan sederhana buat yang meminjam uang ndakk… misalnya pemutihan giut,, he he he
hmmm. bisa dipertimbangkan,, apalgi kalau ada pemutihan hutang,,, he he
saya slalu “bermasalah” dengan hal seperti ini
kalo ada temen baik yang udah deket minjem uang
susah untuk bilang ngga
tp thx info n tipsnya
berguna banget
hidup saling menolong memang indah
asal jangan merugikan orang lain
“Bila kita mau dan bertanggungjawab terhadap hal-hal kecil yang menjadi milik kita, kelak lebih mudah untuk mendapatkan hal-hal yang lebih besar”
setuju banget deh tuh ma quote nya..
artikel disini selalu bermanfaat..
thanks infonya..
Jadi malu sama hutang yang menumpuk hehehe….
Ho..ho….saran yang sangat bijak
@bintang timur : betul mbak, sebaiknya mmg begitu ‘meminjamkan sesuai dg kemampuan’ so bila kita telah perhitungkan resikonya dr awal mk tdk terlalu sakit hati bila benar2 tdk dikembalikan, yach anggap aja sbg ’sumbangan’ hahaha…Thx ya mbak ats komennya
@tanya saja : klw gitu skrg gw pinjem duit ya bro? kan lu dah tau tips nya wkwkwk….
@ahza : ya begitulah sis, emang serba salah jg ya?
@julie : sama2 sis, thx jg dah mampir ke sini
@depz : setuju dep, saling tolong menolong itu baik tp jgn sampelah merugikan org yg ud berniat baik menolong kita, ibaratnya ‘air susu dibalas air tuba’. Makasii ya depz, postingmu jg keren
@andivan : sama2 din, makasih atas kunjungannya, jgn bosan2 mampir ya?
@anny : yach begitulah mbak, sharing berdsrkan pengalaman aja krn kami pernah berada pd posisi keduanya, makasiii
Papamama,Tips nya mantab!
klo tips nagih hutang gimana ya…yg gak menyinggung dan gak menyakiti? suka gak enak euy..
hohoho…ribet… dan mmmm….. harus punya komitmen yang kuat. aku pilih pinjam ke bank yang wajib mencicil tiap bulan
boleh dipinjamin uang nih aku
hmmm iya nih selalu serba salah,dan kebanyakan yg punya piutang yg risih untuk menagih ..
@erfan : yah…gitulah mas, emang ribet ya ‘minjemin ga dikembalikan ga minjemin tp kasian’ pusiiing deh jadinya
@omjun : waah…kl ada pemutihan gitu, gue jg mau mas numpuk utang wkwkwk…
@banana : agh..kl utang numpuk ga perlu malu mas, yg malu itu kl ‘utang ga bayar’ xixixi…
@nenek sihir : halo nek, pa kbr? hmm..nagih utang yg ga nyinggung perasaan ya nek? keknya gampang nek, ‘disihir aja’ kali ya? hahaha…
@kw : setuju banget bro…keknya lbh baik gitu ya, kl pinjem sm bank kan aturan & konsekwensinya jelas.
@cow : boleh..boleh…mo pinjem uang apa bro? uang monopoli ya? minta tlg nenek sihir dulu ya bro ‘bimsalabim, abrakadabra, cliiing…’ wkwkwk
papa dan mama….duhh..postingannya lagi2 berguna bgt..soalnya aku sering dipinjemin sm org2 tertentu dan biasanya sih gak kembali..apalagi kalo yg minjem masih keluarga …hehehehe…thx bgt yahh…eh skalian yah, mohon maaf lahir batin, selamat menunaikan ibadah puasa, semoga amal ibadah kita diterima oleh Nya. Amin
@suara hati : hehe…mang serba salah ya mou, menyangkut soal uang emang sensitif banget. Ga dipinjemin kasian, dipinjemin tp gak kembali, yah…anggap aja ’sumbangan’ mou, mk nya mesti dipikirin resiko itu dr awal so baru diputuskan seandainya ga kembali kita rela sumbang berapa? hehehe…
sama2 mou..mohon maaf lahir batin jg, selamat menunaikan ibadah puasa.
jadi pondasi awal, apa kita ikhlas pinjemin duitnya ya?
@huang : 100 buat bro, tul sekali. Ikhlas minjemin berarti kudu ikhlas pula seandainya tdk dikembaliin
Maaf lahir dan batin ya, besok berpuasa juga kah…
Ditunggu posting berikutnya!
Salam…
sama2 mbak, mohon maaf lahir batin jg
Sip, aku udah pernah melakukan ini.. thanks banget sudah mengingatkan lagi..
hahaha sama nih sama prinsip gw jugaa
Selamat sore,
saya datang berkunjung, hasil BW dari idep.
Sering saya mendengar petuah ini. Lebih baik berilan serela kita drpd memberi hutang. Saya konsisten begitu, namun satu kali kebobolan… gak tega liat kesusahan org sehingga menghutangi…
Oooops ternyata bayarnya gak lancar ! BT nya setengah hidup !
thank u udh mengingatkan lg.
2 tips ini berguna sekali.
salam, EKA
i…waw… :mrgreen:
papadanmama the best dah…..
SElamat menunaikan ibadah puasa ya…
mohon maaf lahir bathin…
makasih bunda…infonya berguna banget
saya boleh nge link blog nya ga? bags bangt postingan2nya…ya biar enak aja kalau mampir
@mio : dg senang hati dipersilahkan, makasiii ya ud mampir kesini, salam
untung selama ini saya blm pernah pinjam uang