Beberapa hari yang lalu kami diajak oleh para guru untuk mengikuti lomba nyanyi antar sekolah. Yang lomba nyanyi tentulah si kecil, bukan papa dan mama
Sambil menunggu urutan maju, kami pergunakan waktu luang ini untuk bercakap-cakap dengan guru anak kami. Tujuan kami cuman satu, ingin mengetahui perkembangan anak kami di sekolah dan ada beberapa hal yang ingin kami konsultasikan khususnya bagaimana mendidik anak dengan lebih baik lagi.
Ternyata… ada beberapa kesalahan kami dalam mendidik anak kami, kecil namun fatal juga, semoga papa dan mama yang lain tidak mengalami seperti kami.
Menyayangi anak dan mendidik anak
Semua papa dan mama memang menyayangi anak mereka dan tentu ingin mendidik anak mereka untuk menjadi yang terbaik. Namun sering terjebak dengan rasa iba disaat si kecil mulai merengek untuk ‘dibebaskan’ dari disiplin mereka.
Contoh mendidik anak versi kami dulu adalah si kecil memang diajarkan untuk makan sendiri, namun karna sering lama sekali prosesnya kami terkadang menasehati untuk lebih cepat dan sadar atau tidak, kami mulai menyuapi kembali si kecil. Disini letak kesalahan kami dalam mendidik anak !
Ada kebiasaan yang perlu papa dan mama perbaiki saat mendidik anak yakni… biarkan si kecil tau bahwa ini adalah tanggung jawab dia. Biarkan proses itu diselesaikan sendiri oleh si kecil.
Terus terang berat bagi kami untuk mendidik anak dengan cara itu karna waktu untuk persiapan berangkat ke sekolah sangat pendek. Kami cari akal yakni dengan mendidik anak kami untuk tau TUGAS dan TANGGUNG JAWABnya di waktu yang longgar, seperti makan siang, makan malam, hari Sabtu dan Minggu.
Setelah beberapa minggu hasilnya mulai kelihatan, si kecil sudah mulai tau dan sadar… Ooo makan itu tanggung jawab dia sendiri, dia mulai ambil meja kecilnya sendiri, makan disendok sendiri, bila kurang lauk ambil sendiri dan yang bikin papa dan mama senang adalah waktu makannya juga cepat.
Kebiasaan makan lama dan tidak selesai mengakibatkan si kecil terbiasa, akibatnya…. tugas mewarnai tidak selesai…., tugas matematika tidak selesai…. tugas apa… tidak selesai juga. Kenapa ? Karna sebenarnya dia tidak tau bahwa ini TUGAS dan TANGGUNG JAWABnya yang harus diselesaikan sendiri dengan cepat.
Benar kata pepatah… There always room for improvement! Selalu ada hal yang dapat dikembangkan baik dalam mendidik anak ataupun dalam kehidupan kita.
Baca juga:
- Membentuk karakter anak agar menjadi orang yang sukses
- Lulus TK - sukses kecil yang sangat berarti
- Menyelesaikan dengan cepat itu perlu, namun gunakan jalan yang benar
- Bagaimana agar sabar terhadap anak?
- Mengerjakan tugas sekolah anak, baik atau buruk?
Kata kunci lain artikel ini:
Tags: mendidik anak
mendidik anak kecil bisa dengan nyanyian juga ya sob, hehe…
nice info sobat!!!!
Amankan posisi kedua
ogh… gitu

nikah aja blum -_-a
blog ini khusus cerita2 tentang mama dan papa tho
sayang saya blum punya anak neh
info yang bermanfaat sekali
Betul sekali, mendidik si kecil untuk bertanggung jawab, bukan berarti kita tidak menyayanginya.
Sebaliknya, selalu membantu dia melakukan semua hal yg menjadi tugas dan kewajibannya, bukan berarti kita sangat mencintainya.
Biarkan si kecil mengambil ‘porsi kecil’ tugas sederhananya, agar dia bisa dilatih menjadi pribadi yg ulet, mandiri dn bertanggung jawab, seperti mama dan papa…
@bintang timur : benar sekali mbak, kami telah belajar dr kesalahan, ternyata…’pengalaman itu mmg guru yg baik’ ya? makasiiih ya atas tambahannya
Trims infonya, nice posting
———————-
download free mp3
Mendidik anak bisa juga pakai kebebasan dalam pengawasan ya
jadilah anak teman bermain
agar dia merasa lebih nyaman
mas gambarnya serem,,,!
Wach, sayangnya aku belom punya anak
*Nikah aja belum
tapi besok bisa saya praktekin besok kl dah punya anak
Salam
makasi papadanmama, postingan ini bisa jadi bekal uni klo dah jadi orang tua nanati ^_^,
makasih infonya, bwt bekel. . |Mbah Gendeng|Mengembalikan Jati Diri Bangsa|
setuju ma
harus dibiarkan dulu belajar namun selalu dibimbing
seiring dengan waktu, anak2 terdidik dgn tingkah laku kita juga
kita berupaya mendidik agar menjadi yg terbaik
kunjungan pertama neh..
numpang baca y, syp tau dapet kumpulan ilmu buat bekal utk jadi seorang bapak kelak..
datang berkunjung.
bahan yg keren, kelak jika sudah berkeluarga
Dear papa dan mama…
rindu juga ga liat nama ibu terpampang di blog saya… rupanya bukan pecinta cerita misteri ya??? nanti ya bu.. abis cerita ini akan saya lanjutkan cerita sang kutilang Darat…
eh udah baca postingan sayay ang judulnya “Marcel” belum??? coba dibaca bu.. kayanya ibu bakal suka juga tuh….
salam super and keep on fire!!!!
yuup…setuju..anak2 harus di didik tangung jawab sejak dini
@ocehan burung : hallo pak kris, pa kbr? ooo ud ada crita baru rupanya, oke deh…lgsg ke TKP
hehehe emang kadang org tua klo kurang sabar justru suka merusak proses pembelajaran si anak yahh hehehe
nice post
Slam kenal. senaaang bacanya. Moga nerap ama ana, ternyata ana ada salahnya banyak. Tapi klo anaknya dah kadung (terlanjur) makan lama sering ga abis, bisa diantisipasi ga ya?
wah bener niy
pengetahuan baru kalo tar udah punya momongan
terima kasih
Wah… sip ni. I coba juga ah… Thx