Ada seorang pria, sebutlah namanya Ucok, mempunyai kekasih yang cantik, baik hati namun sedikit ketus. Suatu saat Ucok mendapatkan tugas kantor sehingga harus meninggalkan Indonesia selama waktu yang belum ditentukan. Sebelum berpisah Ucok dan sang kekasih berjanji untuk saling menunggu, saling setia dan saling mendoakan.
Dua bulan tak terasa, enam bulan berlalu… dan sekarang sudah menginjak bulan ke sepuluh. Tak terasa dalam kesehariannya Ucok cukup dekat dengan Dewi, gadis manis, lembut dan baik hati. Banyak keceriaan dan kegiatan yang dilakukan mereka berdua. Ternyata diam-diam Dewi mulai menaruh hati dan Ucok pun mengetahui akan hal ini.
Lihat lebih dalam
Salah satu kemampuan yang perlu dimiliki semua orang adalah kemampuan melihat lebih dalam. Seorang karate yang akan menghancurkan tumpukan bata, dia mengatakan bahwa dia hanya fokus bagaimana menghancurkan tumpukan batu bata yang terakhir. Dia fokus agar dapat melihat lebih dalam.
Bila melihat suasana keseharian dengan bersama Dewi, mudah bagi Ucok untuk mengalami suasana jatuh cinta juga. Beda antara cinta dan jatuh cinta. Namun bila Ucok mau melihat lebih dalam dibalik Dewi dan dibalik kekasihnya, tentu mereka masing-masing punya orang tua, mereka masing-masing punya papa dan mama yang berharap agar anak-anaknya itu bahagia. Ya, orang tua mereka tentu berharap agar anaknya kelak punya kehidupan dan pasangan yang baik dan setia.
Melihat lebih dalam ini juga perlu bagi diri Ucok sendiri, bila Ucok mampu mengatasi masalah ini (bukan mampu tepatnya mau!) maka kelak untuk masalah yang sama, akan lebih mudah bagi Ucok untuk mengatasinya.
Menghindari masalah akan membawa kesulitan dimasa depan disaat masalah yang sama datang. Menghadapi masalah yang ada dan mengatasinya akan membawa seseorang itu lebih dewasa dan tau solusinya bila masalah yang sama datang lagi.
Dalam dunia kerja, kemampuan melihat lebih dalam juga dibutuhkan setiap orang untuk mencapai kesuksesan. Terkadang alasan penolakan atas proposal bisnis yang anda ajukan adalah bukan alasan yang sebenarnya, ada hal yang lebih dalam yang perlu anda kupas dari alasan yang diajukannya.
Melihat lebih dalam dan melihat dengan hati itu perlu sobat!
Baca juga:
- Adik kakak suka bertengkar? Bagaimana mengatasinya?
- Saya adalah orang yang rendah hati dan baik, benarkah?
- 11 Keuntungan emas dari ASI yang harus anda ambil
- Sudahkah Prinsip Dasar Ditanamkan Pada Anak Anda?
- Menyelesaikan dengan cepat itu perlu, namun gunakan jalan yang benar
Kata kunci lain artikel ini:
- cara menjadi orang setia
- cara belajar setia
- cara jadi seorang yang setia
- jadi mama buat pacar
- cara menjadi setia
Tags: cara menjadi setia
Menyelami segala hal lebih dalam akan membuat kita matang dan teguh dalam menyikapi keadaan yang bagaimanapun kondisinya ya, karena dengan melihat lebih dalam lagi kita bisa mengukur diri dan bisa prediksi sebab akibat dari keputusan yang kita buat
betul sekali teh
fperlu pembiasaan kali ya supaya mata hati kita tajam, setajam silet
yap, melihat dg hati memang butuh pembelajaran ya bro, ga bs instant
makasiih ya
tidak…tidak…tidak…biasanya adalah ya…tapi tidak sekarang heehhehe…
mantap
tidak…tidak…tidak apa ini mksdnya gusthy??
hahaha
kadang dengan menyelami hati kita juga bisa untuk bercermin ya om, makasih pencerahannya…om
hallo kaka
salam kenal ya, makasiih jg sdh mampir ke sini
smoga menj sahabat
melihat lebih dalam
dan melihat dengan hati
2 hal yang kadang terlupa, atau dilupakan?
hmm…mgkn ‘terlupa’ kali ya dep
artikel yang menarij
thx sista
wow…blogmu jadi keren sekarang….
Salah satu cita-citaku! Pengen punya blog berujung dot com he…he….
Yap, baik memang ketika seorang anak diminta untuk menyelesaikan masalahnya! Agar kelak ia mampu menyelesaikannya sendiri….
Sala,. Seru Jadi Guru
siiippp
duhh postingan mamah kali ini sungguh keren banget
aku suka
melihat lebih dalam dan temukanlah bahwa tak ada yang sempurna selain Tuhan
ketika kita memilih seseorang untuk menjadi pasangan maka sebaiknya menjadi setia gitu kan mah?
yap
Ucooooook!!!
Awas kalo berani selingkuh ama Dewi yaaaa!!!
Bilangin pacarnya lhoooo!!!!
Melihat lebih dalam…kadang kita terlalu ‘malas’ buat melihat sesuatu dengan mata hati mbak, semuanya mau serba instan, apa yang dilihat oleh mata, itu pula kesimpulan yang diambil.
Posting yang menarik, bisa ngobatin rasa kangen saya setelah lama nggak berkunjung kesini…maaf ya, mbak!
Sering yang tampak di depan mata itu dianggap yg paling benar. Kalau memang dia tidak yakin dia bisa hadapi pertemanan itu dengan sewajarnya, seharusnya ya tidak usah berdekatan dengan lawan jenis terlalu intens.
Memang gatal kali lah kaw Ucokk!!
mantap…saya aka slalu ingat postingan ini..
wew wew,… ada2 ajah,….
tapi terkadang ketika mencoba melihat lebih dalam hal apapun ya ma dan pa, koq malah sering jadi terlambat yah untuk menyelesaikan hal tersebut