mengerjakan-tugas-sekolah-anakBila anak mendapatkan tugas sekolah, tak jarang papa dan mamanya yang sibuk dan bingung, sedangkan si kecil yang mendapatkan PR sekolah malah santai menyantai. Nah, bagaimana sikap yang harus diambil agar si kecil sadar bahwa ini adalah tugasnya dan bukan tugas papa dan mama nya?

Kelas ganjil di tingkat SD adalah kelas yang berat

Dalam pertemuan orang tua beberapa waktu yang lalu, guru dari anak kami yang SD mengatakan bahwa kelas ganjil adalah kelas yang berat dan kita sebagai orang tua perlu menyadari hal itu pertama-tama dan diharapkan papa dan mama-nya menjadi motivator dan pendamping si kecil dalam melewati masa-masa itu.

Kelas 1, adalah masa transisi dari TK yang banyak bermain sambil belajar, menjadi anak SD yang banyak belajar sambil bermain. Anak kami pun mengatakan demikian, ‘Enak TK ya, karna SD sekolahnya panjang’ :D

Kelas 2, adalah perulangan kelas 1, jam belajar masih sedikit.

Kelas 3, adalah masa transisi anak dengan jam belajar lebih panjang dari kelas 1 dan kelas 2. Anak mengantuk, capek dan jenuh akan menjadi hal yang umum di kelas-kelas ini.

Kelas 4, adalah perulangan kelas 3.

Kelas 5, adalah masa belajar dengan kecepatan penuh bagi anak untuk persiapan kelas 6 yang penuh dengan ujian-ujian lokal dan nasional.

Kelas 6, adalah perulangan kelas 5.

Salah satu yang kami dapat waktu pertemuan saat itu adalah:

1. Jangan langsung dimarahi bila mendapatkan nilai jelek. Perlu dicari tau apa penyebabnya, seperti:
a.Apakah anak sudah belajar tiap hari?
b.Apakah anak dipengaruhi teman dalam proses belajar di sekolah?
c.Apakah anda kurang mendampinginya dan menyerahkan semua pada les dan kursus saja?

Memarahi dan menyebabkan anak tertekan akan menimbulkan rasa takut, rasa takut yang berlebih akan menimbulkan trauma bagi anak. Ada juga yang nekat memalsu tanda tangan orang tua atas hasil testnya.

2. Perlu pendampingan orang tua sendiri di rumah. Ini tidak bisa diwakilkan, karena anda adalah panutan bagi anak anda.

3. Bila anak mendapat tugas, misal mencari gambar 4 sehat 5 sempurna, usahakan agar anak itu sendiri yang mencari gambar di majalah atau di internet. Tugas orang tua mendampingi selama tugas dikerjakan, bukan orang tua yang mengerjakan tugas tersebut.

Dari tugas yang diberikan, maka anak akan lebih memahami dan menghafalkan pelajarannya, dalam hal ini makanan apa saja 4 sehat 5 sempurna itu.

Wah, ternyata pertemuan yang awal mulanya biasa saja menjadi sesuatu wawasan yang luar biasa bagi papa dan mama yang hadir saat itu…

Nah, sekarang ayo kita berlibur… eh belajar :D

Baca juga:

Kata kunci lain artikel ini:

Tags:

18 Responses to “Mengerjakan tugas sekolah anak, baik atau buruk?”

  1. Srex says:

    anak2ku udah SMP dan SMA, tapi memang benar kok, pendampingan Ortu merupakan amunisi yg kuat buat anak untuk rajin belajar. Tidak harus menguasai ilmu si anak, tetapi setidak-tidaknya akan membuat anak lebih termotivasi…tx share nya….

  2. 'dee says:

    setuju banget.. ada psikolog yg pernah bilang bahwa orang tua sebaiknya memisahkan masalah anak dengan masalah orang tua.

    dalam hal ini tugas sekolah bisa diartikan sebagai masalah anak, jadi anak mesti menyelesaikan itu sendiri (orang tua tentu saja memantau dan memberikan bantuan sebatas saran atau memberi jalan tapi bukan mengerjakan )

    yg boleh diambil alih sebagai masalah orang tua,menurut psikolog itu adalah hanya jika masalah tersebut mengancam keselamatan atau jiwa si anak, karena artinya ini emergency dan masalah berat yg memang tidak akan bisa diselesaikan oleh anak2, orang tua harus turun tangan.. :]

    d.~

    • papadanmama says:

      Setuju dee, karna bila anak terbiasa kerjain sendiri PR rumahnya, kelak bila dia sudah besar dan harus mengerjakan ‘PR’ sebelum memulai bisnis sendiri, seperti cari informasi market, cari investor, analisa laporan keuangan dsb…mereka akan terbiasa :-bd

  3. bintangtimur says:

    Betul mbak, tugas sekolah anak yang selalu diambil alih oleh orang tua akan membuat anak menjadi tidak mandiri apalagi bertanggung jawab…
    Biarkan sekali-kali mereka terjatuh, karena jatuh itu yang akan membuat mereka berhati-hati untuk bisa berlari :)
    Postingnya menarik mbak, baru baca nih, maaf ya!

  4. Ooooo…gitu toooooh…*senengnya baru dapat ilmu baru*
    Baiklaaaah…akan kuingat2 bila Kayla masuk SD nantinya…
    Makasih infonya ya mba :)

  5. zee says:

    Mengajar anak memang tidak mudah ya, harus ada kesabaran dan keikhlasan, biarkan anak mengerjakan tugasnya sendiri. Kita cukup membimbingnya…

  6. gusthy says:

    mantap…saya dapat ilmu yang luar biasa..makasih papamama.GBU

  7. depz says:

    wahhh dapet ilmu lagi deh

    senangnya berkunjung ksini
    slalu dpt ilmu baru
    :)

  8. akeu says:

    apakah benar anda pernah komen di blog joko susilo ??
    apakah anda mendukung aksinya dalam membuat internet marketing indonesia jadi buruk ..

    banyak para pemula bermunculan menawarkan bisnis “samapah” cepat kaya.. gara2 membaca ebook formula bisnis :(|)

    • admin says:

      Benar akeu, papadanmama pernah komen di blog P.Joko.
      Bagi kami, memberi komen adalah salah satu bentuk persahabatan dalam dunia maya, saling berkunjung dan berkenalan, menjalin network dsb.

      Kami bukan member beliau, cuma yang kami lihat adalah fakta bahwa ada orang kaya dari bisnis seperti itu, memang iya, memang ada, namun juga banyak yang gagal. Soal tawaran atau iming2 cepat kaya, coba ditanggapi aja secara dingin, dimana saja pasti ditemui iklan seperti itu, baik di internet, radio, televisi atau koran.

      Yang pasti bagi papa dan mama, untuk sukses baik jasmani/rohani harus berjuang. Tidak ada makan siang gratis.

  9. Yang penting dalam mendampingi anak adalah kesabaran ortu

  10. Nice Article, inspiring. Aku juga suka nulis artikel bidang penyembuhan dan kesehatan di blogku : (deleted by admin), silahkan kunjungi, mudah-mudahan manfaat

    admin: Buat Yohan, salam kenal… maaf link diatas dihapus, untuk promosi bisa manfaatkan website iklan yang free dan do follow seperti:

  11. http://iklangratis.freevar.com
  12. http://iklanbaris.freeoda.com
  13. atau silakan berkomentar disini agar menjadi Top Komentator, sehingga mendapatkan do follow back link.

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:D =)) :-? :-bd :D/ =D) :] :(|) ~O) ):D( :-j :)) :-?? more »