lukisan-yang-bagusDalam sebuah kesempatan, ketika mengunjungi seorang teman yang baru pindah rumah, terlihat sebuah lukisan yang bagus. Lukisan seorang wanita dengan (maaf) pakaian tipis di bagian atas, sehingga isi dalamnya terlihat semua. Istilahnya itu lukisan ’semi’.

Bagi beberapa orang, lukisan tersebut tentu sangat indah dan enak untuk dinikmati dan tidak memberikan pengaruh apa-apa.

Namun ada satu hal yang perlu anda ketahui bahwa ada beberapa keluarga yang papa dan mama ketahui memiliki kasus berat dalam hal perkawinannya dimana di dalam rumahnya memiliki lukisan dan gambar semi.

Apa hubungannya?

Mata, Pikiran dan Tindakan

Satu hal yang jangan dilupakan bagi kita semua, khususnya papa dan mama yang mempunyai anak-anak dan suka koleksi lukisan atau gambar semi adalah tidak semua orang tahan dengan godaan seks. Anda mungkin tahan, belum tentu anak anda. Apalagi anak yang sedang tumbuh dewasa, seorang anak yang penuh dengan rasa ingin tau ini ingin tau itu.

Mata adalah salah satu indra manusia yang menangkap lebih cepat dari indera yang lainnya. Apapun yang dilihat mata akan dengan sangat baik terekam dalam pikiran. Bayangkan bila orang dalam rumah melihat terus menerus tiap hari tiap saat gambar semi tersebut, apa jadinya kelak?

Pikiran yang terkontaminasi dengan hal tersebut akan membuat seseorang cenderung mencari hal itu kemudian hari. Bila seorang anak diberikan cinta dan kasih sayang dari sejak kecil, kelak bila tumbuh dewasa iapun akan mencari cinta itu dan memberikannya pada orang-orang disekitarnya.

Bagaimana dengan pikiran yang terkontaminasi? Kira-kira apa yang kelak dicari nya?

Dorongan dari pikiran itulah yang akan menggerakannya untuk bertindak. Tindakan ini adalah output atau hasil dari inputan mata seseorang. Oh, betapa pentingnya mata anda !

Bila si kecil sering melihat anda sebagai orang tua memukul, maka iapun biasanya akan meniru. Memukul teman atau adik yang tidak menurut kehendaknya. Mata melihat, pikiran menyimpan dan dikeluarkan dalam tindakan.

Jagalah mata, jagalah hati, jangan membuka atau memberi kesempatan hal yang buruk tinggal di rumah anda. So…bila memilih lukisan, pilih yang bagus dan baik buat anda sekeluarga.

Baca juga:

Kata kunci lain artikel ini:

Tags:

8 Responses to “Memilih lukisan yang bagus dan keluarga”

  1. Susi says:

    Salam kenal.
    Anak ibarat spons yang menyerap apa saja, kita sebagai pengasuhnya bertanggungjawab memberi asupan yang baik bagi anak.
    Anak yang dididik dengan cinta akan mengharagi cinta,
    anak yang dididik dengan rasa malu (mungkin) akan beajar tidak percaya diri

  2. Pikiran kotor tidak boleh diundang !

  3. anny says:

    Setuju ma, pa dalam rumah adalah awal pembentukan yang baik buat anak maka dari itu dalam rumah ada baiknya kita menanamkan pendidikan baik secara lisan dan visualisasi yang baik agar yang tertangkap adalah hal2 yang patut :)

  4. papadanmama says:

    Seep anny… apa yang ditabur itu yang dituai ya…

  5. Nina says:

    Hallo Papa Mama.. seneng sekali saya bisa dapat blog ini.

    Nah bagaimana kalo anak sudah terlanjur mengcopy hal yang buruk yang tidak sengaja dilakukan ortu (alasan mendisiplin) misalanya memukul tangan si kecil.. lalu dicopy lah oleh si anak?

    • admin says:

      Dear Nina, memang si kecil itu jago copy deh
      Tenang dulu Nina… kami juga mengalami hal yang sama….anak kami meniru memukul juga kok

      Kalo masih kecil dan belum mengerti, kami arahkan kemarahannya…agar tidak memukul tapi dengan protes / berkata-kata tentang mau nya itu apa.
      Kalo yang besar, kami panggil dan ajak bicara, kami berikan sudut pandang terbalik… misal dia menjadi anak yang dipukul, tentu sakit kan? Nah disitu biasanya dia mengerti…

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:D =)) :-? :-bd :D/ =D) :] :(|) ~O) ):D( :-j :)) :-?? more »