menegurSalah satu hukum yang perlu kita ingat adalah bahwa semua orang hanya tertarik pada diri sendiri. Hukum ini seperti hukum gravitasi, semua benda besar atau benda kecil bila dilemparkan ke atas pasti akan jatuh ke bawah juga. Benda yang besar akan lebih cepat turunnya daripada benda yang kecil.

Dengan mengingat aturan ini maka, salah satu cara menasihati/menegur pasangan dengan baik adalah tidak menyalahkannya akan tetapi gunakan teknik bercerita tentang kesalahan anda dan bagaimana anda bisa sadar untuk memperbaikinya.

Contohnya?

Bercerita tentang kesalahan sendiri dan perbaikan yang anda lakukan

Suatu ketika saya melihat pasangan sedang memarahi si kecil yang tidak mau belajar dan selalu menunda-nunda setiap PR yang didapatkan dari sekolah. Hal ini sebenarnya hal yang biasa terjadi, tapi yang menjadi luar biasa adalah anak kami menulis di kertas bahwa ia benci, ia marah dan besok bila besar si kecil akan marah juga sama pasangan anda. Wah gawat kan?

Maka sayapun melakukan hal ini:
1. Mencari tau cerita dari kedua belah pihak. Cerita dari pasangan dan cerita dari si kecil. Ini diperlukan agar anda bisa tau situasi saat ini.

2. Memberi penghiburan bagi keduanya. Ini perlu agar keduanya tidak merasa disalahkan oleh orang lain dan mereka juga sadar bahwa ada yang peduli, menghargai dan memperhatikan keduanya.

3. Bagi si kecil, belajar itu sesuatu yang tidak enak, enakkan bermain :) tentu saja ya….
Karena tipe si kecil ini adalah tipe pemikir, maka cara yang diambil adalah sesuai dengan tipenya, beri tahukan tujuan akhir kenapa mesti belajar, kenapa mesti pintar dan kenapa mama menyuruh melakukan itu semua.
Setelah si kecil mengerti, kenapa belajar dan ingat lagi kalau orang tua memperhatikan anaknya itu berarti masih sayang…. maka tugas pertama sudah selesai

Catatan: Tiap anak mempunyai watak masing-masing, sesuaikan dengan watak mereka masing-masing.

Tugas kedua adalah menasihati/menegur pasangan yang terlalu keras pada si kecil.
Saya lihat pasangan saya sudah tidak emosi, maka saya membuka pembicaraan yang lain dulu dan kemudian kembali lagi menyinggung perilaku si kecil tadi yang memang kadang membuat saya jengkel juga.

Dari sana, pasangan mengeluarkan unek-uneknya… saya siapkan ember telinga.

Setelah selesai, saya bilang “Iya, saya juga pernah jengkel sama dia. Tapi setelah membaca sebuah artikel yang bercerita bahwa anak-anak kita itu paling berkumpul dengan kita cuman sampai umur 12 tahun. Karena setelah itu mereka harus BELAJAR bersosialisasi dengan teman-temannya.

Kalau si kecil sekarang umur 8 tahun, berarti tinggal 4 tahun lagi waktu kita, papa dan mamanya dapat bermain dan berinteraksi dengannya secara full time, selebihnya dia sudah punya teman bermain. Apalagi bila kelak dia sudah SMA dan kuliah.

Teringat artikel itu membuat saya sadar, di waktu yang singkat ini saya berusaha lebih sabar dan menahan diri untuk tidak marah. Saya berusaha memberikan yang terbaik baginya.

Saya ingin dia ingat bahwa

di rumah dia punya papa dan mama yang mencintainya.

Saya ingin dia ingat bahwa

di rumah dia punya papa dan mama yang selalu menanti cerita-ceritanya.

Dan saya mendengar pasangan saya berkata “iya sih”… itu cukup bagi saya.

Saudara… mari kita ciptakan ‘istana’ bagi anak-anak kita, mari kita ciptakan ‘tempat tinggal’ bagi anak-anak kita, bukan sekedar rumah saja.

Baca juga:

Kata kunci lain artikel ini:

Tags:

5 Responses to “Salah Satu Cara Menasihati/Menegur Pasangan Dengan Baik”

  1. adiarta says:

    Tapi semua usaha di atas tidak akan tercapai tanpa adanya kesabaran. Sukses terus buat papadanmama. :-bd Lama tidak berkunjung ke sini… :D

    • admin says:

      Betul Adiarta. Repetition, pengulangan dan pengulangan perlu terus di lakukan.

      Salam sukses juga buat anda.

  2. Baste says:

    Selalu berkata jujur dan patnang menyerah, walaupun sering melakukan kesalahan tapi tak pernah malu untuk meminta maaf dan terus berusaha untuk bisa menjadi lebih baik.

  3. gusthy says:

    mantap…untk persiapan heheheeh

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:D =)) :-? :-bd :D/ =D) :] :(|) ~O) ):D( :-j :)) :-?? more »