bahagiaSemua orang ingin kaya, semua orang ingin sukses dan bahagia. Namun ada hal yang perlu kita ketahui bersama bahwa sukses <> bahagia <> kaya (baca: sukses tidak sama dengan bahagia tidak sama dengan kaya). Apa artinya itu? Bukankah semua orang kaya akan lebih bahagia? Bukankah semua orang sukses itu bahagia?

Mari kita rileks dulu sebelum membahasnya detail, anda bisa tarik nafas dalam dan bukalah pikiran anda untuk mencerna apa maksudnya ini.

Definisi

Apa itu sukses? Bila anda mengejar karir dengan target menjadi seorang manager atau seorang direktur dan bila itu tercapai… maka anda dikatakan sukses.

Bila anda bekerja membesarkan perusahaan sehingga punya net income 100juta per bulan, maka anda dikatakan sukses, artinya anda punya gol dan anda berhasil mencapai gol anda.

Itulah sukses. Ada gol pada jangka waktu tertentu dan itu dapat kita capai.

Seminggu setelah kita mencapai kesuksesan itu, kita masih bisa merasakan auranya. Sebulan atau setahun kemudian, mungkin masih terasa. Setelah kesuksesan itu berlalu sekian lamanya, mengapa saat ini kita masih merasa ada yang kurang?

Apakah kita terus mencari THE NEXT THING dan NEXT SUCCESS ?

Kaya. Apakah kita berusaha mengumpulkan uang agar kaya sehingga kehidupan keluarga dan anak-anak dapat terjamin? Atau kita ingin kaya karena sudah bosan dengan hidup berada digaris cukup, artinya uang hanya cukup untuk makan, berinternet, rekreasi ke tempat biasa saja dan tidak bisa ke luar negeri atau tidak bisa membeli rumah besar dengan ruang kerja dan ruang fitnes sendiri namun harus tinggal di rumah yang cukup sempit bila ke kamar mandi mesti antri dan rasanya capek bila mengurus rumah sendirian karena tidak mampu membayar pembantu?

Tidak salah dengan semua itu diatas, namun yang ingin disampaikan dalam artikel ini adalah ADA BEDA antara kaya, sukses dan bahagia.

Bahagia itu suasana hati. Orang yang kaya akan memiliki kenyamanan karena dia dapat memiliki fasilitas lebih dibandingkan dengan orang miskin, namun suasana hati tidak dapat digantikan dengan kenyamanan.

Kenyamanan akan melegakan, memberikan suasana hati enak SEJENAK, namun manusia itu akan segera BERADAPTASI dengan kemapanannya.

Contoh nyata…
Sebelum punya sepeda motor, seorang sangat senang ketika dapat membeli sepeda motor, sehingga ia lebih nyaman berangkat kerja. Beberapa tahun kemudian, ia mulai merasakan panas matahari yang menyengat dan kedinginan bila kehujanan. Suasana hatinya mulai berubah, ia mulai ingin punya mobil. Disini kebutuhannya sudah beradaptasi dengan kekayaannya dan mulai timbul NEXT THING-nya. Anda bisa meneruskan sendiri ceritanya kan?

Hal ini juga berlaku dengan karir dan apapun di dalam kehidupan kita. Manusia akan segera beradaptasi dengan semua itu. Tidak ada yang salah dengan semuanya, sekali lagi tidak ada yang salah, itu NORMAL.

Lalu… dimanakah kebahagiaan itu?

Untuk mengerti putih, marilah kita mengerti apa itu hitam. Kebalikan dari kebahagiaan adalah sengsara atau penderitaan.

Seorang psikiater yang sering menerima pasien dengan keluhan dan penyakit yang sama — yakni pasien merasa bahwa mereka adalah orang yang paling sengsara di dunia ini — mengadakan riset.

Riset itu adalah mengundang 10 orang pasiennya dan disuruh menulis di kertas, tanpa nama, semua yang dialami dan semua penderitaannya dengan detil dan jelas. Kertas itu dikumpulkan ke psikolog.

Si psikolog memanggil seorang pasien untuk masuk ke ruangannya dan diminta membaca semua kertas itu lalu dipersilakan memilih satu penderitaan yang menurutnya paling ringan dan penderitaan yang dapat dipikulnya.

Dan yang menarik adalah masing-masing pasien itu mengambil kertasnya sendiri dan mereka setuju bahwa apa yang dialami mereka saat ini adalah hal yang paling ringan yang dapat mereka pikul.

Saudara, kebahagiaan itu ada dalam setiap hati kita. Baik kita ini kaya, miskin, tua, muda, pria atau wanita dan apapun keadaan kita saat ini. Kalaupun saat ini ada masalah besar di hari-hari mendatang tetaplah berbahagia, tetaplah mengucap syukur pada Allah karna apapun sikap kita hal itu tidak akan mengubah hari-hari mendatang tersebut kan?

Seorang yang tidak punya uang untuk membayar sesuatu terus mengucap syukur dan berharap pada Yang Diatas, tidak ada hubungan antara kekurangan dan kebahagiaan serta ucapan syukur. Menurutnya… sekalipun marah, bingung, pusing dan stress itu tidak akan mengubah keadaan malah akan memperburuknya. Bahkan senyum dan sikap ramah itulah yang bisa mendatangkan customer dan rejeki yang dapat menutupi kekurangannya.

Anda punya pengalaman tetap menjaga hati untuk berbahagia meskipun keadaan sedang mendesak? Atau… anda saat ini sedang terdesak? Tetaplah mengucap syukur, lihat hal-hal positif dalam kehidupan anda sebelumnya karna itu akan mempermudah anda mengucap syukur.

Baca juga:

Kata kunci lain artikel ini:

Tags:

4 Responses to “Sukses <> bahagia <> kaya”

  1. Sukses yang terus menerus dalam sebuah bisnis online akan membuat seseorang menjadi kaya dalam uang dan uang yang didapat bisa digunakan untuk membuat orang lain berbahagia, sehingga selain diri sendiri sukses & kaya, dia juga berbahagia :)

  2. buat kaya kita harus bahagia :)

  3. Untuk menjadi sukses tidak harus kaya, pas-pasan juga sudah cukup, pas mau beli BMW pas ada uang, pas mau liburan ke Eropa pas ada dana dan seterusnya :)) . Nice blog anyway, informatif dan lugas, thanks atas infonya. :-bd

Leave a Reply

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:D =)) :-? :-bd :D/ =D) :] :(|) ~O) ):D( :-j :)) :-?? more »