<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Papa dan Mama</title>
	<atom:link href="http://papadanmama.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://papadanmama.com</link>
	<description>Catatan kecil dari papa dan mama</description>
	<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 07:15:23 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Oleh-oleh khas Surabaya</title>
		<link>http://papadanmama.com/2012/04/oleh-oleh-khas-surabaya/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2012/04/oleh-oleh-khas-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Apr 2012 00:50:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Review]]></category>

		<category><![CDATA[review bisnis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=814</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang mencari oleh-oleh khas surabaya atau lapis Surabaya, anda bisa langsung ke www.mychococake.com, salah satu pebisnis online yang bergerak di bidang oleh-oleh dari Surabaya ini.
Tanpa pengawet dan fresh itulah moto dari Choco Cake dan yang enak menurut papadanmama itu yang rasa Double Choco  

Aneka rasa oleh-oleh khas Surabaya
Ada beberapa rasa atau tipe yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-820" title="oleh-oleh-khas-surabaya" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2012/04/oleh-oleh-khas-surabaya.jpg" alt="oleh-oleh-khas-surabaya" width="300" height="250" />Bagi yang mencari <strong>oleh-oleh khas surabaya</strong> atau lapis Surabaya, anda bisa langsung ke <a href="http://www.mychococake.com">www.mychococake.com</a>, salah satu pebisnis online yang bergerak di bidang oleh-oleh dari Surabaya ini.</p>
<p>Tanpa pengawet dan fresh itulah moto dari Choco Cake dan yang enak menurut papadanmama itu yang rasa Double Choco <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><span id="more-814"></span></p>
<h3>Aneka rasa oleh-oleh khas Surabaya</h3>
<p>Ada beberapa rasa atau tipe yang bisa dipesan sebagai oleh-oleh khas Surabaya yakni:</p>
<p><strong>1. Double Choco.</strong> Kue ini tiga lapis dengan coklat di antara lapisnya, jadi double coklatnya. Cocok bagi sobat yang suka banget ama yang namanya coklat <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/3.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>2. Romantic.</strong> Strawberrynya harum, manis dan pas buat para sobat yang ingin memberi oleh-oleh khas Surabaya dengan nuansa romantic. Cie&#8230;.</p>
<p><strong>3. Classic.</strong> Yang satu ini memang engga ada abisnya&#8230; dari zaman tempoe doeloe sampai zaman New iPad muncul&#8230;. weh lebay abis&#8230; rasa Classic ini tetap disukai orang. Pssttt, buat yang mau curi hati camer (calon mertua) ini cocok buat oleh-oleh deh hehehehehe</p>
<p><strong>4. Mocca.</strong> <em>Oleh-oleh khas Surabaya</em> yang kali ini biasanya disukai oleh pecinta kopi. Kenapa ya? Gak tau juga&#8230; mungkin rasa mocca dan kopi gak jauh beda ya?</p>
<p>Yang menarik dari <em>oleh-oleh khas Surabaya</em> kali ini adalah mutu dan kesegarannya. Artinya lapis Surabaya yang dipesan memiliki rasa yang enak, exclusive gitu lah&#8230; dan bau wanginya masih terasa saat penutupnya dibuka. Hal ini diperkuat dengan slogan bahwa lapis Surabaya ini tidak menggunakan pengawet alias made by order, ada pesanan baru dibuat.</p>
<p>Untuk dapat dikirim minimal pesan 2 biji dengan ongkos kirim yang murah. Bandingkan dengan harga BBM dan waktu yang perlu di keluarkan untuk merasakan nuansa jalanan Surabaya hehehehe. Kalo ingin GRATIS ONGKOS KIRIM, nah&#8230; bisa juga ternyata, pesan dengan nilai tertentu bisa FREE alias GRATIS lho!</p>
<p>Pengiriman <strong>oleh-oleh khas Surabaya</strong> ke luar kota biasanya via travel dan JNE. ONGKOS KIRIM yang mahal bisa disiasati dengan memesan bersama teman. Contoh 2 orang,si A pesan 2 biji, si B pesan 1 biji, total ongkos kirim Rp 75.000. Maka si A bisa membayar Rp 50.000 dan si B bisa membayar Rp 25.000, sesuai dengan jumlah pesanan masing-masing. Adil dan murahkan?</p>
<p>Selamat menikmati.</p>
<blockquote><p>Bila anda ingin papadanmama.com mereview produk atau jasa anda, silakan email ke papadanmama@papadanmama.com.</p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2012/04/oleh-oleh-khas-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Salah Satu Cara Menasihati/Menegur Pasangan Dengan Baik</title>
		<link>http://papadanmama.com/2012/02/salah-satu-cara-menasihatimenegur-pasangan-dengan-baik/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2012/02/salah-satu-cara-menasihatimenegur-pasangan-dengan-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Feb 2012 02:52:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[keluarga penuh damai]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=807</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu hukum yang perlu kita ingat adalah bahwa semua orang hanya tertarik pada diri sendiri. Hukum ini seperti hukum gravitasi, semua benda besar atau benda kecil bila dilemparkan ke atas pasti akan jatuh ke bawah juga. Benda yang besar akan lebih cepat turunnya daripada benda yang kecil.
Dengan mengingat aturan ini maka, salah satu cara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-812" title="menegur" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2012/02/menegur.jpg" alt="menegur" width="259" height="194" />Salah satu hukum yang perlu kita ingat adalah bahwa <strong>semua orang hanya tertarik pada diri sendiri</strong>. Hukum ini seperti hukum gravitasi, semua benda besar atau benda kecil bila dilemparkan ke atas pasti akan jatuh ke bawah juga. Benda yang besar akan lebih cepat turunnya daripada benda yang kecil.</p>
<p>Dengan mengingat aturan ini maka, salah satu cara menasihati/menegur pasangan dengan baik adalah <strong>tidak menyalahkannya</strong> akan tetapi gunakan teknik <strong>bercerita tentang kesalahan anda dan bagaimana anda bisa sadar untuk memperbaikinya</strong>.</p>
<p>Contohnya?<span id="more-807"></span></p>
<h3>Bercerita tentang kesalahan sendiri dan perbaikan yang anda lakukan</h3>
<p>Suatu ketika saya melihat pasangan sedang memarahi si kecil yang tidak mau belajar dan selalu menunda-nunda setiap PR yang didapatkan dari sekolah. Hal ini sebenarnya hal yang biasa terjadi, tapi yang menjadi luar biasa adalah anak kami menulis di kertas bahwa ia benci, ia marah dan besok bila besar si kecil akan marah juga sama pasangan anda. Wah gawat kan?</p>
<p><strong>Maka sayapun melakukan hal ini:</strong><br />
1. Mencari tau cerita dari kedua belah pihak. Cerita dari pasangan dan cerita dari si kecil. Ini diperlukan agar anda bisa tau situasi saat ini.</p>
<p>2. Memberi penghiburan bagi keduanya. Ini perlu agar keduanya tidak merasa disalahkan oleh orang lain dan mereka juga sadar bahwa ada yang peduli, menghargai dan memperhatikan keduanya.</p>
<p>3. Bagi si kecil, belajar itu sesuatu yang tidak enak, enakkan bermain <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> tentu saja ya&#8230;.<br />
Karena tipe si kecil ini adalah tipe pemikir, maka cara yang diambil adalah sesuai dengan tipenya, beri tahukan tujuan akhir kenapa mesti belajar, kenapa mesti pintar dan kenapa mama menyuruh melakukan itu semua.<br />
Setelah si kecil mengerti, kenapa belajar dan ingat lagi kalau orang tua memperhatikan anaknya itu berarti masih sayang&#8230;. maka tugas pertama sudah selesai</p>
<p>Catatan: Tiap anak mempunyai watak masing-masing, sesuaikan dengan watak mereka masing-masing.</p>
<p>Tugas kedua adalah menasihati/menegur pasangan yang terlalu keras pada si kecil.<br />
Saya lihat pasangan saya sudah tidak emosi, maka saya membuka pembicaraan yang lain dulu dan kemudian kembali lagi menyinggung perilaku si kecil tadi yang memang kadang membuat saya jengkel juga.</p>
<p>Dari sana, pasangan mengeluarkan unek-uneknya&#8230; saya siapkan ember telinga.</p>
<p>Setelah selesai, saya bilang &#8220;Iya, saya juga pernah jengkel sama dia. Tapi setelah membaca sebuah artikel yang bercerita bahwa anak-anak kita itu paling berkumpul dengan kita cuman sampai umur 12 tahun. Karena setelah itu mereka harus BELAJAR bersosialisasi dengan teman-temannya.</p>
<p>Kalau si kecil sekarang umur 8 tahun, berarti tinggal 4 tahun lagi waktu kita, papa dan mamanya dapat bermain dan berinteraksi dengannya secara full time, selebihnya dia sudah punya teman bermain. Apalagi bila kelak dia sudah SMA dan kuliah.</p>
<p>Teringat artikel itu membuat saya sadar, di waktu yang singkat ini saya berusaha lebih sabar dan menahan diri untuk tidak marah. Saya berusaha memberikan yang terbaik baginya.</p>
<blockquote><p>Saya ingin dia ingat bahwa</p>
<p>di rumah dia punya papa dan mama yang mencintainya.</p>
<p>Saya ingin dia ingat bahwa</p>
<p>di rumah dia punya papa dan mama yang selalu menanti cerita-ceritanya.</p></blockquote>
<p>Dan saya mendengar pasangan saya berkata &#8220;iya sih&#8221;&#8230; itu cukup bagi saya.</p>
<p>Saudara&#8230; mari kita ciptakan &#8216;istana&#8217; bagi anak-anak kita, mari kita ciptakan &#8216;tempat tinggal&#8217; bagi anak-anak kita, bukan sekedar rumah saja.</p>
<h4>Kata kunci lain artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://papadanmama.com/2012/02/salah-satu-cara-menasihatimenegur-pasangan-dengan-baik/" title="cara menegur yang baik bila anak yang salah">cara menegur yang baik bila anak yang salah</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2012/02/salah-satu-cara-menasihatimenegur-pasangan-dengan-baik/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selalu menyalahkan si sulung</title>
		<link>http://papadanmama.com/2011/10/selalu-menyalahkan-si-sulung/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2011/10/selalu-menyalahkan-si-sulung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 06:17:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[mendidik anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=800</guid>
		<description><![CDATA[Bila ada pertengkaran antar anak, sulung dan bungsu, kerap kali yang menjadi kemarahan adalah si sulung. Ini juga sering papa dan mama alami. Mulanya kami berusaha untuk bersikap adil bila terjadi pertengkaran, yaitu: di marahi kedua-duanya.
Sampai suatu saat ketika papa hendak keluar rumah, si sulung yang biasanya suka tinggal di rumah, main sendiri atau bersama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-804" title="selalu-disalahkan" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2011/10/selalu-disalahkan.jpg" alt="selalu-disalahkan" width="240" height="210" />Bila ada pertengkaran antar anak, sulung dan bungsu, kerap kali yang menjadi kemarahan adalah si sulung. Ini juga sering papa dan mama alami. Mulanya kami berusaha untuk bersikap adil bila terjadi pertengkaran, yaitu: di marahi kedua-duanya.</p>
<p>Sampai suatu saat ketika papa hendak keluar rumah, si sulung yang biasanya suka tinggal di rumah, main sendiri atau bersama adik, tiba-tiba bertanya: &#8220;Pa, boleh ikut pergi ?&#8221; Karena papa lihat si kecil sangat berharap ikut, maka papa pun mengiyakan.<span id="more-800"></span></p>
<h3>Curhat pada papa</h3>
<p>Dalam perjalanan ke supermarket, ketika suasana mulai terasa kendor&#8230; terasa nyaman, bertanyalah papa pada si sulung&#8230; &#8220;Kenapa kok tiba-tiba ingin ikut? Kan enak di rumah, bisa main ini main itu.&#8221; Dan si sulung pun mulai bercerita / curhat&#8230; &#8220;Malas di rumah, kakek selalu menyalahkan saya&#8221;, dst dst dst panjang deh <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dari obrolan santai ini, papa juga mulai bercermin&#8230; mungkin selama ini papa dan mama salah dalam bersikap karena selalu menuntut sulung untuk mengalah, padahal sebagai anak kecil wajar saja bila kemampuan untuk mengalah masih belum kuat.</p>
<p>Belum bisa mengalah 100% atau sedang berusaha untuk menahan diri&#8230;eh tetap saja di omelin ama orang tua / kakek nenek, jadi mungkin bete juga si sulung ini.</p>
<p><strong>Sulung pun butuh pujian dan perhatian</strong></p>
<p>Bagi papa dan mama, kejadian ini mengingatkan bahwa ternyata si sulung pun masih membutuhkan pujian dan perhatian&#8230;bukan hanya si bungsu.</p>
<p>Bahkan terkadang bila papa dan mama perhatikan, sebenarnya si sulung ini sudah cukup mengalah buat si kecil, namun karna yang satu masih terlalu kecil dan mau menang sendiri&#8230;terkadang si sulung gemes juga dan mencubitnya sehingga si bungu menangis <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bila tidak diketahui asal muasal ceritanya, sudah pasti kejadian begini akan dianggap bahwa si sulung tidak mau mengalah.</p>
<h4>Kata kunci lain artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://papadanmama.com/2011/10/selalu-menyalahkan-si-sulung/" title=""></a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2011/10/selalu-menyalahkan-si-sulung/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432H</title>
		<link>http://papadanmama.com/2011/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432h/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2011/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432h/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 02:02:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=795</guid>
		<description><![CDATA[Liburan sudah selesai&#8230; sebelum memulai kerja lagi, Papa dan Mama mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H
Salam hangat buat yang baru balik dari kampung nih&#8230; jangan lupa oleh-olehnya  
Kata kunci lain artikel ini:selamat hari raya idul fitrigambar idul fitrihari raya idul fitriidul fitri]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-796" title="idul-fitri" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2011/09/idul-fitri.jpg" alt="idul-fitri" width="225" height="225" />Liburan sudah selesai&#8230; sebelum memulai kerja lagi, Papa dan Mama mengucapkan:</p>
<h3>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H</h3>
<p>Salam hangat buat yang baru balik dari kampung nih&#8230; jangan lupa oleh-olehnya <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<h4>Kata kunci lain artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://papadanmama.com/2011/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432h/" title="selamat hari raya idul fitri">selamat hari raya idul fitri</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432h/" title="gambar idul fitri">gambar idul fitri</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432h/" title="hari raya idul fitri">hari raya idul fitri</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432h/" title="idul fitri">idul fitri</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2011/09/selamat-hari-raya-idul-fitri-1432h/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Apa kata si kecil tentang papa mereka</title>
		<link>http://papadanmama.com/2011/07/apa-kata-si-kecil-tentang-papa-mereka/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2011/07/apa-kata-si-kecil-tentang-papa-mereka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Jul 2011 03:24:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>papa</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Balita]]></category>

		<category><![CDATA[penguasaan diri]]></category>

		<category><![CDATA[peran papa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=782</guid>
		<description><![CDATA[Bagi papa dan mama yang punya anak berumur 4-7 tahun, tentu anda juga merasakan seperti kami&#8230; Terkadang lucu sekali gerak-gerik mereka, terkadang juga bikin hati ini marah karena mereka sudah punya mau sendiri yang sering berbeda dengan maunya papa dan mama.
Ada hal yang menarik ketika dua anak kami bermain boneka, yang satu menjadi papa dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><img class="alignleft size-full wp-image-783" title="sleeping-kid" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2011/07/sleeping-kid.jpg" alt="sleeping-kid" width="249" height="192" />Bagi papa dan mama yang punya anak berumur 4-7 tahun, tentu anda juga merasakan seperti kami&#8230; Terkadang lucu sekali gerak-gerik mereka, terkadang juga bikin hati ini marah karena mereka sudah punya mau sendiri yang sering berbeda dengan maunya papa dan mama.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada hal yang menarik ketika dua anak kami bermain boneka, yang satu menjadi papa dan yang satu menjadi anaknya.<span id="more-782"></span></p>
<h3>Papaku kata si kecil</h3>
<p>&#8220;Ayo&#8230; kamu jadi papa nya, berdiri disitu&#8221; kata si sulung.<br />
Si bungsu pun merubah suaranya jadi besar <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> dan berkata:<br />
&#8220;Ada apa ini? Ayo seka, cuci tangan, cuci kaki&#8221;<br />
&#8220;Gak mau&#8221; kata si sulung<br />
Dan papa kecil pun menirukan suara papanya di saat marah&#8230;.<br />
&#8220;Ayo jangan ruwet, nanti papa marah !&#8221;</p>
<p style="text-align: justify;">Lucu sih sebenarnya, tapi hati ini sedih juga kalo ternyata yang diingat dari papanya adalah disaat memarahi si kecil yang tidak mau cuci tangan dan cuci kaki sebelum tidur.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">Hal ini menjadi renungan bagi papa saat itu, apakah memang demikian seringnya saya marah, sampai anak-anakpun menirukan tingkah papanya yang sedang marah?</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Bagaimana dengan anda? Apakah anda pernah bertanya tentang apa kata si kecil mengenai papa mereka? Apa kata si kecil tentang mama mereka? Cobalah bertanya karena itu bisa menjadi masukan yang baik bagi kita sebagai orang tua untuk mengerti mana yang kurang dari diri kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan tadi malam, ketika si kecil tidak dapat tidur karena batuk alergi, saya terdorong untuk menemaninya agar dia bisa tidur, meskipun ia tidak memintanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang tidak mudah menemani di saat badan saya capek dan mata mengantuk sekali tapi sebagai papa saya ingin menjadi temannya disaat dia membutuhkan, saya ingin ada disampingnya saat dia tidak bisa tidur karena saya sadar ini anak yang di titipkan Tuhan Yesus Kristus untuk saya cintai dan saya kasihi dengan segenap kekuatan saya.</p>
<p>Selamat tidur nak&#8230;</p>
<h4>Kata kunci lain artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://papadanmama.com/2011/07/apa-kata-si-kecil-tentang-papa-mereka/" title="kata kata selamat tahun baru">kata kata selamat tahun baru</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/07/apa-kata-si-kecil-tentang-papa-mereka/" title="kata kata tentang papa">kata kata tentang papa</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/07/apa-kata-si-kecil-tentang-papa-mereka/" title="kata kata untuk mama dan papa">kata kata untuk mama dan papa</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/07/apa-kata-si-kecil-tentang-papa-mereka/" title="kata ketika kecil">kata ketika kecil</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/07/apa-kata-si-kecil-tentang-papa-mereka/" title="kata untuk mama dan papa">kata untuk mama dan papa</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2011/07/apa-kata-si-kecil-tentang-papa-mereka/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Bijak Menggunakan Dan Menutup Kartu Kredit</title>
		<link>http://papadanmama.com/2011/05/cara-bijak-menggunakan-dan-menutup-kartu-kredit/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2011/05/cara-bijak-menggunakan-dan-menutup-kartu-kredit/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 May 2011 00:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[kartu kredit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=776</guid>
		<description><![CDATA[Pada jaman modern ini, Kartu Kredit dapat menjadi alat yang berguna bagi masyarakat modern tapi bila tidak bijak maka kartu kredit akan menjadi alat yang mematikan bagi penggunanya.
Mengapa demikian?
Salah satu faktor yang perlu anda ketahui adalah habis berapapun dengan kartu kredit akan terasa sama, maksudnya begini&#8230;.
Setelah anda belanja habis 300.000, anda tinggal gesek dan tanda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-778" title="kartu-kredit" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2011/05/kartu-kredit.jpg" alt="kartu-kredit" width="275" height="183" />Pada jaman modern ini, Kartu Kredit dapat menjadi alat yang berguna bagi masyarakat modern tapi bila tidak bijak maka kartu kredit akan menjadi alat yang mematikan bagi penggunanya.<br />
<strong>Mengapa demikian?</strong></p>
<p>Salah satu faktor yang perlu anda ketahui adalah habis berapapun dengan kartu kredit akan terasa sama, maksudnya begini&#8230;.<span id="more-776"></span></p>
<p>Setelah anda belanja habis 300.000, anda tinggal gesek dan tanda tangan diatas kertas tersebut, betul? Anda belanja habis 7 juta pun, anda juga tinggal gesek dan tanda tangan diatas kertas tersebut, benar? Tidak ada beda yang mencolok !</p>
<p>Efek diatas itulah yang kadang membuat seseorang itu terlena, terbuai kemudahan bertransaksi dengan kartu kredit. Bayangkan kalo anda bayar dengan uang tunai, pasti akan beda !</p>
<h3>Cara bijak menggunakan dan menutup Kartu Kredit:</h3>
<p><strong>1. Milikilah hanya 1 saja kartu kredit</strong>, jangan terima bila ditawari dari 1 bank yang sama untuk jenis kartu berbeda. Jadi benar-benar hanya punya 1 bank 1 kartu saja. Satu kartu akan mempermudah anda mengontrol total pemakaian dan akan membuat anda fokus.</p>
<p><strong>2. Tutuplah bila punya lebih dari 2 kartu kredit</strong>.</p>
<blockquote><p>PERHATIKAN : Mintalah selalu memo penutupan kartu kredit tersebut, bila tidak dikirim mintalah lagi, <strong>jangan mau konfirmasi berdasarkan telpon saja</strong></p></blockquote>
<p>Kenapa penting ? Ketahuilah bahwa setiap permohonan kartu kredit maka nama anda akan tercatat di Bank Indonesia, sekalipun kartu kredit tersebut tidak anda pakai.</p>
<p>Memo penutupan ini BAIK UNTUK KESELAMATAN ANDA !  Banyak kasus, termasuk yang dialami papa dan mama&#8230; kartu kredit yang sudah diajukan untuk ditutup beberapa tahun yang lalu, sudah konfirmasi by phone, ternyata masih terlihat OPEN di Bank Indonesia (BI).</p>
<p>Banyak kasus yang lain, kartu kreditnya mulai menimbulkan tagihan iuran tahunan, yang semulanya adalah free/gratis.</p>
<p>Jangan berpikir, &#8220;Saya tidak akan bayar kalau ditagih&#8221;, maka disini akan menjadi kerugian bagi anda sendiri. Selain record anda terlihat jelek di BI, maka banyak energi yang akan terkuras karena kelalaian anda.</p>
<p>Pengajuan KPR anda akan tidak dapat restu dari BI. Hal kecil ini akan menghambat investasi anda yang besar!</p>
<p><strong>3. Tidak usah malu bila punya hanya 1 kartu kredit saja.</strong> Kenapa gengsi? Bila gengsi akan membawa anda kepada kesulitan? Anda gengsi kepada siapa? Teman? Atau&#8230; anda ingin mendapatkan pengakuan status sosial dari teman? Bukankah sudah mulai timbul kesombongan dalam diri anda? Rasa ingin tampil lebih dari teman?</p>
<p>Saudara-saudara&#8230; tidak ada makan siang gratis ! Apa yang anda lakukan kelak anda harus bayar, mudah membuka kartu kredit, gratis, tapi ketahuilah untuk menutupnya ada harga yang harus dibayar, entah itu waktu anda untuk telp / pulsa anda kan?</p>
<h4>Kata kunci lain artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://papadanmama.com/2011/05/cara-bijak-menggunakan-dan-menutup-kartu-kredit/" title="cara menutup kartu kredit">cara menutup kartu kredit</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/05/cara-bijak-menggunakan-dan-menutup-kartu-kredit/" title="cara bijak menggunakan kartu kredit">cara bijak menggunakan kartu kredit</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/05/cara-bijak-menggunakan-dan-menutup-kartu-kredit/" title="menutup kartu kredit">menutup kartu kredit</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/05/cara-bijak-menggunakan-dan-menutup-kartu-kredit/" title="cara penggunaan kartu kredit">cara penggunaan kartu kredit</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/05/cara-bijak-menggunakan-dan-menutup-kartu-kredit/" title="cara menggunakan kartu kredit">cara menggunakan kartu kredit</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2011/05/cara-bijak-menggunakan-dan-menutup-kartu-kredit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana agar sabar terhadap anak?</title>
		<link>http://papadanmama.com/2011/04/bagaimana-agar-sabar-terhadap-anak/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2011/04/bagaimana-agar-sabar-terhadap-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Apr 2011 00:07:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Batita]]></category>

		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[keluarga penuh damai]]></category>

		<category><![CDATA[mendidik anak]]></category>

		<category><![CDATA[penguasaan diri]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=768</guid>
		<description><![CDATA[Bila anda adalah salah satu orang tua, yakni papa dan mama yang ingin mendidik anak dengan kesabaran atau orang tua yang ingin punya kesabaran terhadap anak, itu adalah bagus sekali!
Dengan menyadari bahwa kesabaran itu diperlukan oleh orang tua dalam mendidik anak, anda sudah berada dalam jalur yang benar. Bagaimana selanjutnya?

Perhatikan saat anda menang atau kalah
Papa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-769" title="sabar-kepada-anak" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2011/04/sabar-kepada-anak.jpg" alt="sabar-kepada-anak" width="183" height="275" />Bila anda adalah salah satu orang tua, yakni papa dan mama yang ingin <strong>mendidik anak dengan kesabaran</strong> atau orang tua yang ingin punya kesabaran terhadap anak, itu adalah bagus sekali!</p>
<p>Dengan menyadari bahwa kesabaran itu diperlukan oleh orang tua dalam mendidik anak, anda sudah berada dalam jalur yang benar. Bagaimana selanjutnya?</p>
<p><span id="more-768"></span></p>
<h3>Perhatikan saat anda menang atau kalah</h3>
<p>Papa dan mama juga menyadari dan masih belajar untuk sabar terhadap anak-anak kami. Terkadang juga papa dan mama tidak dapat sabar, marah-marah kepada buah hati kami yang masih kecil.</p>
<p>Ada satu hal yang papa dan mama perhatikan, <strong>saat kami kalah</strong> yaitu saat kami tidak dapat menahan emosi dan marah kepada anak-anak kami adalah saat dimana kami ingin segala sesuatu berjalan sempurna dan <strong>kami menuntut</strong> anak-anak kami berpikiran yang sama.</p>
<p>Pikir kami&#8230; Seharusnya anak yang lebih besar bisa mengalah, seharusnya anak kalau sudah diberitau cepatlah menurut, seharusnya sesama saudara kandung tidak berkelahi&#8230; dsb dsb dsb</p>
<p>Kami terjebak dalam keadaan sempurna sebuah keluarga, sehingga disaat masalah terjadi dan kami merasa tidak mendapatkan apa yang sempurna, kemarahanlah yang meluap.</p>
<p>Namun ada satu hal yang papa dan mama perhatikan juga <strong>saat kami menang</strong>, yaitu saat kami dapat menahan emosi kami. Kami dapat membimbing anak yang sedang berkelahi sehingga keduanya mendapat pelajaran dan hukuman tanpa kemarahan dan emosi kami.</p>
<p>Saat itu adalah dimana kami sadar bahwa <strong>anak-anak kami itu tidak memiliki siapa-siapa di dunia ini, mereka cuman punya kami sebagai orang tua</strong>, mereka cuman punya kami sebagai papa dan mama yang memberi makan, papa dan mama yang memberikan perhatian, pujian dan bimbingan kepada mereka saat ini.</p>
<p>Saat seperti itulah kami dapat melihat dunia ini dari kacamata anak-anak kami&#8230; Ooh ternyata itu masalahnya cuman si kecil ingin pinjam mainan dan si kakak takut rusak mainannya, dan kami pun dapat lebih sabar dalam mengajarkan kepada si kecil bagaimana cara meminjam dan mengembalikan mainan bila sudah selesai dan kami pun dapat lebih sabar mendengarkan keluh kesah si kakak dan kekawatirannya.</p>
<blockquote><p>Buat papa dan mama ingatlah, mereka tidak punya siapa-siapa lagi yang lebih kompeten selain anda sebagai orang tua dalam mendidik dan menyayangi mereka.</p></blockquote>
<h4>Kata kunci lain artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/bagaimana-agar-sabar-terhadap-anak/" title="sabar terhadap anak">sabar terhadap anak</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/bagaimana-agar-sabar-terhadap-anak/" title="sabar dalam mendidik anak">sabar dalam mendidik anak</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/bagaimana-agar-sabar-terhadap-anak/" title="saat seperti apa dibutuhkan sabar">saat seperti apa dibutuhkan sabar</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/bagaimana-agar-sabar-terhadap-anak/" title="bagai mana belajar sabar">bagai mana belajar sabar</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/bagaimana-agar-sabar-terhadap-anak/" title="sabar mendidik anak">sabar mendidik anak</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2011/04/bagaimana-agar-sabar-terhadap-anak/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Cara membuat website, blog atau promosi di internet</title>
		<link>http://papadanmama.com/2011/04/cara-membuat-website-blog-atau-promosi-di-internet/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2011/04/cara-membuat-website-blog-atau-promosi-di-internet/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Apr 2011 03:27:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bisnis]]></category>

		<category><![CDATA[membuat website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=761</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa waktu yang lalu seseorang bertanya, bagaimana sih membuat website, blog atau bagaimana cara promosi di internet agar bisnis saya lancar?
Maka berikut adalah beberapa hal yang papa dan mama bagikan mengenai cara membuat website, blog dan cara promosi di internet.
Memulai membuat website atau blog
Domain = nama website, sebaiknya dipilih yang mudah diingat dan sesuai dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-764" title="membuat-website" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2011/04/membuat-website.jpg" alt="membuat-website" width="183" height="142" />Beberapa waktu yang lalu seseorang bertanya, bagaimana sih membuat website, blog atau bagaimana cara promosi di internet agar bisnis saya lancar?</p>
<p>Maka berikut adalah beberapa hal yang papa dan mama bagikan mengenai cara membuat website, blog dan cara promosi di internet.<span id="more-761"></span></p>
<h3>Memulai membuat website atau blog</h3>
<p><strong>Domain = nama website</strong>, sebaiknya dipilih yang <span style="text-decoration: underline;">mudah diingat</span> dan sesuai dengan isi yang ada di dalamnya. Misal, bila anda ingin menulis blog tentang keluarga yakni relasi orang tua, anak dan pasangan&#8230; anda bisa memilih nama : papadanmama.com</p>
<p>Akhiran dot com sebaiknya yang anda pilih terlebih dahulu dibandingkan dengan akhiran dot info, dot net atau dot org. Kenapa? Karena lebih familiar, lebih mudah diingat.</p>
<p><strong>Hosting = tempat file.</strong> Begitu deh bahasa sederhananya. Hosting server bisa anda sewa di banyak tempat, bisa lokasi di Indonesia, sebaiknya Jakarta, atau lokasi di luar negeri. <strong>Bila pengunjung diharapkan dari Indo, maka server pilih di Indo aja.</strong></p>
<p><strong>Program yang diinstall, pilih yang anda pahami.</strong> Anda bisa pakai wordpress untuk blog, untuk website sederhana atau untuk display katalog produk anda. Kalau sudah sedikit rumit anda bisa pakai program joomla, osCommerce, zen dsb. <strong>Cari yang gratis <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> deh</strong></p>
<p>Atau bila anda programmer, maka bisa bikin program sendiri.</p>
<p><strong>Langkah singkatnya begini:</strong></p>
<p>1. <a href="http://url.papadanmama.com/hosting">Beli domain / nama website</a>, harga sekitar 80.000-100.000 / tahun.</p>
<p>2. <a href="http://url.papadanmama.com/hosting">Beli hosting</a>, pilih yang paket yang sesuai.</p>
<p>Untuk blog pribadi/kecil, anda cukup pilih yang sekitar 60.000 / tahun.<br />
Untuk bisnis, bisa pilih yang sekitar 200.000 / tahun.</p>
<p>3. Install wordpress/joomla/osCommerce/Zen, cari yang gratis.</p>
<p>Pada umumnya wordpress udah cukup.</p>
<p>4. Promosikan ke blog teman dengan beri komentar, buat kartu nama &amp; brosur untuk bisnis anda, sertakan nama websitenya.</p>
<p>Bila bingung, komen aja dibawah, nanti papa dan mama bantu.</p>
<p>Bila masih bingung&#8230; <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> lakukan ini:</p>
<p>1. Email ke <img class="alignnone size-full wp-image-791" title="papadanmama@ymail.com" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2011/04/papadanmama-email.gif" alt="papadanmama@ymail.com" width="188" height="24" /> nama domainnya, misal: tokoABC.com</p>
<p>2. Anda kasih comment di bawah, TIDAK USAH MENYEBUT NAMA DOMAIN / tokoABC.com tadi, agar papadanmama tau ada yang minta bantuan</p>
<p>3. Papadanmama beli domain+hosting tersebut ke penjualnya, misal totalnya Rp 250rb / tahun</p>
<p>4. Papadanmama email ke anda, tagihan yang harus dibayar, angka yang sama juga Rp 250rb / tahun</p>
<p>5. Anda bayar ke penjualnya langsung, angka yang sama juga Rp 250rb / tahun</p>
<p>6.Anda email ke papadanmama bahwa sudah dibayar</p>
<p>7. Papadanmama bantu install wordpressnya, anda tinggal pakai&#8230; gratis kok <img src='http://papadanmama.com/blogs/wp-includes/images/smilies/4.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Cuman minta link iklan aja di bagian footer website anda seperti ini:</p>
<p>Baca <a href="http://papadanmama.com/2011/04/cara-membuat-website-blog-atau-promosi-di-internet/">cara membuat website</a> oleh <a href="http://papadanmama.com">papadanmama.com</a></p>
<p>Mudah kan?</p>
<h4>Kata kunci lain artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/cara-membuat-website-blog-atau-promosi-di-internet/" title="cara membuat blog untuk promosi">cara membuat blog untuk promosi</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/cara-membuat-website-blog-atau-promosi-di-internet/" title="contoh brosur kursus bahasa inggris">contoh brosur kursus bahasa inggris</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/cara-membuat-website-blog-atau-promosi-di-internet/" title="cara membuat website blog">cara membuat website blog</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/cara-membuat-website-blog-atau-promosi-di-internet/" title="cara promosi di internet">cara promosi di internet</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/04/cara-membuat-website-blog-atau-promosi-di-internet/" title="cara membuat website katalog sederhana">cara membuat website katalog sederhana</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2011/04/cara-membuat-website-blog-atau-promosi-di-internet/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Memilih lukisan yang bagus dan keluarga</title>
		<link>http://papadanmama.com/2011/02/memilih-lukisan-yang-bagus-dan-keluarga/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2011/02/memilih-lukisan-yang-bagus-dan-keluarga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Feb 2011 09:15:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[lukisan yang bagus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=740</guid>
		<description><![CDATA[Dalam sebuah kesempatan, ketika mengunjungi seorang teman yang baru pindah rumah, terlihat sebuah lukisan yang bagus. Lukisan seorang wanita dengan (maaf) pakaian tipis di bagian atas, sehingga isi dalamnya terlihat semua. Istilahnya itu lukisan &#8217;semi&#8217;.
Bagi beberapa orang, lukisan tersebut tentu sangat indah dan enak untuk dinikmati dan tidak memberikan pengaruh apa-apa.
Namun ada satu hal yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-full wp-image-741" title="lukisan-yang-bagus" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2011/02/lukisan-yang-bagus.jpg" alt="lukisan-yang-bagus" width="259" height="194" />Dalam sebuah kesempatan, ketika mengunjungi seorang teman yang baru pindah rumah, terlihat sebuah lukisan yang bagus. Lukisan seorang wanita dengan (maaf) pakaian tipis di bagian atas, sehingga isi dalamnya terlihat semua. Istilahnya itu lukisan &#8217;semi&#8217;.</p>
<p>Bagi beberapa orang, lukisan tersebut tentu sangat indah dan enak untuk dinikmati dan tidak memberikan pengaruh apa-apa.</p>
<p>Namun ada satu hal yang perlu anda ketahui bahwa ada <strong>beberapa keluarga</strong> yang papa dan mama ketahui memiliki <strong>kasus berat dalam hal perkawinannya</strong> dimana di dalam rumahnya memiliki lukisan dan gambar semi.</p>
<p>Apa hubungannya?<span id="more-740"></span></p>
<h3>Mata, Pikiran dan Tindakan</h3>
<p>Satu hal yang jangan dilupakan bagi kita semua, khususnya papa dan mama yang mempunyai anak-anak dan suka koleksi lukisan atau gambar semi adalah tidak semua orang tahan dengan godaan seks. <strong>Anda mungkin tahan, belum tentu anak anda</strong>. Apalagi anak yang sedang tumbuh dewasa, seorang anak yang penuh dengan rasa ingin tau ini ingin tau itu.</p>
<p>Mata adalah salah satu indra manusia yang menangkap <strong>lebih cepat</strong> dari indera yang lainnya. Apapun yang dilihat mata akan dengan sangat baik <strong>terekam dalam pikiran</strong>. Bayangkan bila orang dalam rumah melihat terus menerus tiap hari tiap saat gambar semi tersebut, apa jadinya kelak?</p>
<p>Pikiran yang terkontaminasi dengan hal tersebut akan membuat seseorang cenderung mencari hal itu kemudian hari. Bila seorang anak diberikan cinta dan kasih sayang dari sejak kecil, kelak bila tumbuh dewasa iapun akan mencari cinta itu dan memberikannya pada orang-orang disekitarnya.</p>
<p>Bagaimana dengan pikiran yang terkontaminasi? Kira-kira apa yang kelak dicari nya?</p>
<p><strong>Dorongan dari pikiran itulah yang akan menggerakannya untuk bertindak.</strong> Tindakan ini adalah output atau hasil dari inputan mata seseorang. Oh, betapa pentingnya mata anda !</p>
<blockquote><p>Bila si kecil sering melihat anda sebagai orang tua memukul, maka iapun biasanya akan meniru. Memukul teman atau adik yang tidak menurut kehendaknya. Mata melihat, pikiran menyimpan dan dikeluarkan dalam tindakan.</p></blockquote>
<p>Jagalah mata, jagalah hati, jangan membuka atau memberi kesempatan hal yang buruk tinggal di rumah anda. So&#8230;bila memilih lukisan, pilih yang bagus dan <strong>baik buat anda sekeluarga</strong>.</p>
<h4>Kata kunci lain artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://papadanmama.com/2011/02/memilih-lukisan-yang-bagus-dan-keluarga/" title="lukisan bagus">lukisan bagus</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/02/memilih-lukisan-yang-bagus-dan-keluarga/" title=""></a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/02/memilih-lukisan-yang-bagus-dan-keluarga/" title="gambar bagus">gambar bagus</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/02/memilih-lukisan-yang-bagus-dan-keluarga/" title="keluarga ayah dan mama">keluarga ayah dan mama</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/02/memilih-lukisan-yang-bagus-dan-keluarga/" title="lukisan pondok yang terbagus">lukisan pondok yang terbagus</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2011/02/memilih-lukisan-yang-bagus-dan-keluarga/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saya adalah orang yang rendah hati dan baik, benarkah?</title>
		<link>http://papadanmama.com/2011/01/saya-adalah-orang-yang-rendah-hati-dan-baik-benarkah/</link>
		<comments>http://papadanmama.com/2011/01/saya-adalah-orang-yang-rendah-hati-dan-baik-benarkah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 Jan 2011 11:12:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<category><![CDATA[gosip]]></category>

		<category><![CDATA[rendah hati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://papadanmama.com/?p=733</guid>
		<description><![CDATA[Ini ada artikel kecil yang menarik untuk disimak.
Selamat menikmati.
Saya seorang suami yang tidak pernah berbuat jahat untuk istri, setiap bertengkar selalu berusaha untuk berdamai dan memaafkan istri,juga berusaha selalu untuk taat beribadah, baik pada anak-anak, berbuat baik selalu pada semua orang, berusaha sabar dan selalu berusaha untuk berpikiran positif.
Jadi saya pikir itu sudah cukup baik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-734" title="gosip" src="http://papadanmama.com/blogs/wp-content/uploads/2011/01/gosip.jpg" alt="gosip" width="285" height="177" />Ini ada artikel kecil yang menarik untuk disimak.</p>
<p><strong>Selamat menikmati.</strong></p>
<p>Saya seorang suami yang tidak pernah berbuat jahat untuk istri, setiap bertengkar selalu berusaha untuk berdamai dan memaafkan istri,juga berusaha selalu untuk taat beribadah, baik pada anak-anak, berbuat baik selalu pada semua orang, berusaha sabar dan selalu berusaha untuk berpikiran positif.</p>
<p>Jadi saya pikir itu sudah cukup baik dan sudah cukup rendah hati daripada orang-orang sekantor yang sering gosip, tetangga yang sering menjelekkan dan berpikiran negatif.<span id="more-733"></span></p>
<h3>Belajar mengenal diri sendiri lebih dalam</h3>
<p>Suatu hari seorang teman sekantor yang suka gosip sedang &#8216;rapat&#8217; dengan teman-teman, saya berusaha untuk tidak masuk dalam &#8216;rapat&#8217; tersebut dan hati ini merasa lebih tenang. Sepulang dari kantor seperti biasa, saya bercerita dengan istri mengenai banyak hal atau mungkin tepatnya adalah istri bercerita 90% dan saya mendengarkannya.</p>
<p>Ketika cerita istri sudah habis, dengan begitu saja meluncur dari bibir saya ini cerita tentang teman yang suka gosip tadi. <span style="text-decoration: underline;">Tanpa sadar</span> saya bercerita dengan rasa bangga bahwa saya tidak masuk dalam kelompok rapat tersebut dan <span style="text-decoration: underline;">tanpa sadar</span> saya merasa bangga dengan diri sendiri.</p>
<p><strong>Tiba-tiba dalam hati terdengar dengan lembut sebuah suara:</strong></p>
<p>&#8220;Apa bedanya kamu sekarang dengan temanmu tadi?&#8221;<br />
&#8220;Bukankah sekarang kamu juga sedang membicarakan kesalahan orang lain?&#8221;<br />
&#8220;Apakah kamu bangga dengan meninggikan diri diatas kesalahan orang lain? Bukankah itu kesombongan?&#8221;</p>
<p>Saya tidak meneruskan pembicaraan itu lagi karena saya sadar bahwa saat itu Allah sedang <span style="text-decoration: underline;">menyingkapkan</span> sebuah karakter yang saya miliki yang tidak berkenan dihadapanNya.</p>
<blockquote><p>Membicarakan kesalahan orang lain tidak pernah menyelesaikan masalah, lebih baik saya diam dan berdoa bagi yang bersalah agar kelak menjadi orang yang baik dan lebih bijak.</p></blockquote>
<p>Artikel diatas semoga berguna bagi <a href="http://papadanmama.com">papa dan mama</a> baik untuk diri sendiri maupun untuk mendidik anak-anak agar menjadi orang yang lebih bijaksana.</p>
<h4>Kata kunci lain artikel ini:</h4><ul><li><a href="http://papadanmama.com/2011/01/saya-adalah-orang-yang-rendah-hati-dan-baik-benarkah/" title="saya adalah">saya adalah</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/01/saya-adalah-orang-yang-rendah-hati-dan-baik-benarkah/" title="rendah hati">rendah hati</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/01/saya-adalah-orang-yang-rendah-hati-dan-baik-benarkah/" title="artikel rendah hati">artikel rendah hati</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/01/saya-adalah-orang-yang-rendah-hati-dan-baik-benarkah/" title="orang rendah hati">orang rendah hati</a></li><li><a href="http://papadanmama.com/2011/01/saya-adalah-orang-yang-rendah-hati-dan-baik-benarkah/" title="orang yang baik hati">orang yang baik hati</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://papadanmama.com/2011/01/saya-adalah-orang-yang-rendah-hati-dan-baik-benarkah/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

